Tingkatkan Kualitas Pemilu 2024, KPU Kendari Harapkan Keterlibatan Pemuda

Ketgam : Dialog Publik Kelas Pinggiran dan Sultra Educator Movement

Kendari, Sultrademo.co – Proses tahapan penyelenggara Pemilu 2024 masih terus berjalan, tentunya dalam menyukseskan hajatan lima tahunan tersebut dibutuhkan keterlibatan semua pihak tanpa terkecuali pemuda.

Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Saleh menuturkan peran pemuda dalam menyukseskan Pemilu 2024 sangatlah signifikan sebab momentum pesta demokrasi tersebut akan cenderung didominasi oleh kalangan pemuda.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Dialog Publik yang digelar oleh Kelas Pinggiran dan Sultra Educator Movement dengan tema “Pemuda dan Kualitas Politik 2024” disalahsatu Warkop di Kendari, Sabtu (3/9/2022) malam.

Terkhusus di KPU, kata Jumwal secara terbuka telah memberikan ruang yang begitu luas dalam memberikan keterlibatan pemuda untuk menyukseskan Pemilu 2024.

“Terbukti dengan ada pembatasan umur maksimal 50 tahun untuk berkarir menjadi penyelenggara pemilu baik itu dari tingkatan PPK hingga sampai ke tingkat KPPS,” tuturnya.

Sehingga dirinya berharap pada momentum Pemilu 2024 mendatang, pemuda bisa memberikan peran dan partisipasinya guna menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Baik itu mau menjadi penyelenggara maupun pemantau pemilu,” kata Jumwal.

Ditempat yang sama, Ketua Sultra Educator Movement, Yusuf selaku penyelenggara kegiatan menerangkan pemuda selaku masyarakat intelektual memiliki peran penting dalam mewujudkan kualitas politik 2024 dengan menjadi mitra strategis dari KPU, Bawaslu dan Media.

“Sehingga gejolak politik yang disebabkan oleh black campaign, money politic, politik identitas dan sengketa politik bisa diminimalias dengan adanya pamahaman yang baik,” ujar Yusuf.

Lebih lanjut kata Yusuf perlunya dialog tersebut diselenggarakan, menurutnya agar pemuda bisa mengetahui seperti apa peran dan kapasitas pemuda dalam menyukseskan Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

“Sehingga bisa mengurangi tingkat apatis masyarakat,” pungkasnya.

Dalam Dialog Publik tersebut juga menghadirkan perwakilan Bawaslu kota Kendari, Pegiat Media serta HMI dan PMII selaku panelis.

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait