TPID Baubau Sidak Pasar, Temukan Kenaikan Harga Beras dan Komoditas Pangan Lain

Ketgam : Plt Asisten II Setda Kota Baubau, Moh Abduh (bertopi hitam, kiri), bersama jajaran TPID dan Forkopimda Kota Baubau saat melakukan sidak harga pangan di Pasar Wameo.

Baubau, Sultrademo.co – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Baubau yang dipimpin langsung oleh Plt Asisten II Setda Kota Baubau, Moh. Abduh, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik pusat perbelanjaan dan pasar tradisional pada Rabu (23/7/2025). Sidak menyasar Pasar Wameo, kawasan pertokoan Jembatan Batu, hingga Lippo Plaza Buton, guna mengecek langsung harga dan ketersediaan sejumlah komoditas pangan penyebab inflasi.

Dalam keterangannya kepada media, Moh. Abduh menyebutkan bahwa beberapa komoditas mengalami lonjakan harga signifikan, khususnya beras premium yang kini berada di kisaran Rp85.000–Rp90.000 per sak, dari harga sebelumnya sekitar Rp70.000.

Bacaan Lainnya

“Kami mendapati sejumlah komoditas seperti beras, cabai, bawang, tomat, ikan, dan telur mengalami kenaikan harga. Ini tentu perlu ditindaklanjuti dengan langkah konkret, salah satunya melalui penyaluran beras SPHP agar harga di tingkat konsumen bisa ditekan,” ujarnya.

TPID Baubau terdiri dari unsur lintas sektor, seperti Kejaksaan, Kepolisian, Satgas Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perindag, Dinas Perikanan, Kodim, Perum Bulog, serta perwakilan dari Dinas Kominfo, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Salah satu temuan dalam sidak adalah adanya praktik penjualan minyak goreng di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal tersebut, Moh. Abduh menegaskan bahwa temuan ini akan dibahas dalam rapat lanjutan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menentukan langkah penyelesaian yang cepat dan tepat.

Setelah kegiatan sidak, TPID melanjutkan agenda dengan launching penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk periode Juli–Desember 2025 di Gudang Perum Bulog Baubau. Moh. Abduh menegaskan bahwa operasi pasar melalui mitra Bulog akan diperluas ke pasar rakyat dan koperasi Kelurahan Merah Putih, sementara Dinas Pertanian juga menggencarkan Gerakan Pangan Murah di Lippo Plaza Baubau.

Di lokasi yang sama, Kepala Perum Bulog Baubau, Muthain Muhammadong, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan stok awal sebanyak 50 ton beras SPHP untuk membantu menekan harga di pasaran. Ia juga menyatakan bahwa jumlah tersebut bisa ditambah jika diperlukan, tergantung kondisi stok Bulog.

“Penyaluran beras SPHP ini bagian dari upaya pengendalian harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang akhir tahun,” jelas Muthain.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan di Kota Baubau, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mengatasi gejolak inflasi pangan secara cepat dan terukur.

Laporan: Uci Lestari
Editor: UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait