Usut Penambangan Dalam Hutan Lindung,Tim Bareskrim Polri Kunjungi Sultra

  • Whatsapp

Jakarta, Sultrademo.co – Khawatir Kerusakan hutan lindung beberapa penyidik Bareskrim melakukan kunjungan ke Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) dalam rangka melengkapi berkas penyidik.

“Tim Ditipidter Bareskrim Polri terbang dari Bandara Soetta menuju Bandara Halu Oleo, Kendari dengan mencarter jet komersil lantaran terbatasnya penerbangan ditengah pandemi Covid-19,”ujar Argo Penmas Divisi Humas Brigjen Argo Yuwono kepada wartawan (6/5/2020)

Bacaan Lainnya

Argo menyampaikan penyidik sudah melaksanakan protokol Covid-19 di Jakarta dengan adanya surat keterangan kesehatan, membawa surat tugas dari Polri, ada hasil rapid test, dan mereka mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau HAC.

“Karena waktu penyidikan dalam kawasan hutan lindung hanya tersisa 38 hari dari batas waktu 90 hari,”kata Argo kepada wartawan,”ujarnya.

“Polri, hanya ingin merampungkan perkara tindak pidana kehutanan. Jika tidak dilakukan penindakan, dikhawatirkan akan bertambah luas kerusakan lingkungan di kawasan hutan lindung tersebut dan dapat berakibat merugikan ke anak cucu nantinya,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Kendari, La Ode Muhammad Hajar Doni menyampaikan, kedatangan jet komersil yang ditumpangi penyidik Ditipidter Bareskrim Polri mendarat di Bandara Haluoleo, Kendari pada 19.45 WITA.

La Ode memastikan, semua orang yang masuk ke Bandara Halu Oleo Kendari telah dilakukan pemeriksaan dengan protokol kesehatan.

Pos terkait