Wali Kota Kendari Hadiri Evaluasi Program Gizi Nasional, Tekankan Standar Higiene SPPG

Wali Kota hadiri kegiatan Pengarahan dan Evaluasi kepada Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel), Yayasan, dan Mitra Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG)” se-Provinsi Sulawesi Tenggara

Kendari, Sultrademo.co Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menghadiri kegiatan bertajuk Pengarahan dan Evaluasi kepada Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel), Yayasan, dan Mitra Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) se-Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut digelar oleh Badan Gizi Nasional di Hotel Claro Kendari, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional, Dadang Hendrayudha, yang memberikan pengarahan terkait standarisasi kualitas makanan dalam pelaksanaan Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Bacaan Lainnya
 

Dalam arahannya, Dadang menegaskan bahwa seluruh personel SPPG memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi masa depan melalui penyediaan makanan yang sehat dan bergizi bagi anak-anak.

Ia menekankan pentingnya memastikan dapur penyedia gizi mampu menghasilkan makanan yang higienis serta memiliki komposisi nutrisi yang seimbang.

“Anak-anak harus menerima makanan yang higienis, sehat, dan terpenuhi komposisi gizinya, mulai dari karbohidrat hingga protein,” kata Dadang.

Dadang juga mengingatkan yayasan dan mitra yang terlibat dalam program tersebut agar menjalankan tugas dengan serius dan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan, Badan Gizi Nasional tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang tidak menjalankan kewajibannya dengan baik.

Menurutnya, program gizi nasional tidak boleh dijadikan sekadar peluang bisnis tanpa memperhatikan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak.

Berdasarkan data evaluasi Badan Gizi Nasional, di Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini terdapat 254 SPPG. Dari jumlah tersebut, sebanyak 221 SPPG telah beroperasi, sementara 33 lainnya berstatus siap beroperasi.

Namun demikian, hasil evaluasi juga menemukan sejumlah kekurangan terkait fasilitas kesehatan dan lingkungan. Tercatat sebanyak 120 SPPG belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sementara 202 SPPG lainnya belum dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Kehadiran Wali Kota Kendari dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi anak.

Melalui koordinasi antara Badan Gizi Nasional dan pemerintah daerah, diharapkan berbagai kendala teknis khususnya terkait perizinan SLHS serta penyediaan fasilitas IPAL dapat segera diselesaikan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin keamanan pangan bagi anak-anak di Kota Kendari maupun di wilayah Sulawesi Tenggara secara lebih luas.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Nurhani

Pos terkait