Wali Kota Kendari Ikuti KPPD 2025, Siap Perkuat Kepemimpinan dan Inovasi Pelayanan Publik

Ketgam : Wali Kota mengikuti Rapat Koordinasi Rencana Pelaksanaan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun 2025 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting

Kendari, Sultrademo.co – Komitmen Pemerintah Kota Kendari untuk terus memperkuat kualitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan kembali ditunjukkan oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM.

Ia mengikuti Rapat Koordinasi Rencana Pelaksanaan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun 2025 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting dari Command Center Balai Kota Kendari, Rabu (29/10/2025).

Bacaan Lainnya

Rapat yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) ini bertujuan untuk mempersiapkan penyelenggaraan KPPD sebagai wadah peningkatan kompetensi kepala daerah di seluruh Indonesia.

KPPD 2025 akan memberikan pembekalan bagi para kepala daerah agar semakin tangguh dalam menjalankan fungsi kepemimpinan, manajerial, serta pelayanan publik. Program ini juga menekankan pentingnya penguasaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), dan bidang sosial.

Kursus tersebut dijadwalkan berlangsung 4–18 November 2025 di dua lokasi, Jakarta dan Singapura. Selain kegiatan pembelajaran di dalam negeri, peserta juga akan mendapat kesempatan menimba wawasan internasional mengenai efisiensi dan inovasi pelayanan publik.

Melalui keikutsertaannya dalam KPPD, Wali Kota Kendari berharap dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih inovatif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait