Kendari, Sultrademo.co – Pasca terjadinya banjir di beberapa wilayah Kota Kendari, Wali Kota Kendari Hj. Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, turun langsung meninjau lokasi terdampak untuk memastikan penanganan cepat dan tepat.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota dan rombongan menyambangi beberapa titik terdampak, termasuk Jl. Made Sabara, kali samping Warkop Kopi Radja, kali belakang Warkop X Bro, serta area eks MTQ Kendari depan Kantor Lurah Korumba.
Di lokasi ini, dilakukan pengerukan lumpur sedimen menggunakan alat berat excavator untuk memperlancar aliran air.
“Kami melihat sendiri bahwa sedimen lumpur yang menghambat aliran air cukup tinggi, sekitar 1,5 meter. Kami harapkan pengerukan ini segera tuntas agar air bisa mengalir dengan baik,” ujar Wali Kota Kendari.
Peninjauan berlanjut ke Jl. Tebaununggu, Jl. Jenderal AH. Nasution, serta BTN Baito Permai. Selain di eks MTQ, banjir juga berdampak pada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kambu, Kecamatan Wua-wua, dan Kecamatan Mandonga.
“Pemerintah Kota Kendari sudah mengecek kondisi di wilayah-wilayah terdampak guna memastikan langkah penanganan yang tepat,” tambahnya.
Wali Kota Kendari juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, mengingat salah satu penyebab utama tersumbatnya drainase adalah sampah yang menumpuk.
Selain itu, ia meminta warga yang terdampak banjir untuk segera melapor kepada lurah atau camat agar bantuan dapat segera diberikan.
“Untuk camat dan lurah, saya minta harus siaga. Cek kondisi masyarakat dan segera laporkan kepada pimpinan agar langkah cepat bisa diambil,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Kendari turut didampingi oleh Pj Sekda Kota Kendari, Kepala Dinas PUPR Kota Kendari, serta camat dan lurah setempat.
Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak berulang, termasuk dengan pengerukan sedimen secara berkala dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Laporan : Hani
Editor : UL










