Kendari, Sultrademo.co – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di bawah Jembatan Bahteramas, Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/2/2026).
Korban diketahui bernama Lasihadi (55), warga Desa Lapolea, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat.
Kapolsek Kesatuan Penjagaan dan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Kendari AKP La Ode Hasmi Hamzah membenarkan penemuan jenazah tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga terjatuh ke laut secara tidak sengaja.
“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.50 WITA. Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Irfan yang sedang berada di bawah Jembatan Bahteramas,” kata La Ode Hasmi, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, saat itu saksi sedang duduk di tepi laut sambil menunggu temannya yang datang menggunakan kapal cepat. Saksi kemudian melihat sesosok pria mengapung dalam posisi telungkup.
“Korban terlihat mengenakan kaos hitam dan tidak bergerak. Karena curiga, saksi memanggil warga lain untuk memastikan kondisi korban,” ujarnya.
Warga bernama Miki kemudian turun ke laut dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia.
Tak lama setelah penemuan tersebut, anak korban berinisial IW (29) datang ke lokasi bersama suaminya. Pihak keluarga meminta agar jenazah langsung dibawa ke rumah keluarga di Kecamatan Mandonga.
Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya korban belum diketahui. Keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah.
“Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat gangguan kesehatan dan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa,” pungkas La Ode Hasmi.









