Kendari, sultrademo.co – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan kepada masyarakat gerakan sayang ibu agar secara dini mendeteksi diagnosis kanker payudara.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa untuk kanker payudara sebagai pembunuh nomor 1 bagi kita kaum wanita,” kata Wakil Ketua DWP Sultra Yurmin Djudul, Sabtu (12/8/2023).
Ia menjelaskan ada empat fase terjadinya kanker payudara. Pertama fase indukai, kedua fase insitu, ketiga fase infasive dan keempat fase diseminasi.
“Fase induksi dimana biasanya berjalan selama 15-30 tahun. Fase insitu, fase sudah terjadi sel kanker namun belum kemana-mana atau menembus membrane selama 5-10 tahun. Fase invasive mulainya timbul 1-5 tahun. Dan fase diseminasi yakni saat sel kanker sudah meyebar ke organ lain, situasi ini membutuhkan 1-5 tahun,” jelasnya.
Untuk mengetahui hal tesebut, kata Yurmin ada tujuh gejalah kanker yang harus di ketahui.
“Disingkat WASPADA,” tuturnya.
1. Waktu buang air besar atau kecil dan perubahan kebiasaan atau gangguan;
2. Alat pencernaan terganggu dan susah menelan;
3. Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh;
4. Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor);
5. Andeng-andeng (tahi lalat), yang berubah sifatnya menjadi besar dan gatal;
6. Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh;
7. Adanya koreng atau borok yang tidak mau sembuh-sembuh.
Laporan: Muh Sulhijah
 






