Kendari, Sultrademo.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat ada sekitar 104 pasien positif HIV yang sedang dirawat baik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari maupun di 16 layanan kesehatan masyarakat (Puskesmas).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Ellif mengatakan data yang dimiliki Dinas Kesehatan kota Kendari saat ini bertambah 22 dari jumlah sebelumnya.
“Data yang kami punya, total yang positif HIV dan dirawat di RS dan 16 layanan kesehatan masyarakat sejak Januari hingga Mei 2022 ada 104. Jumlahnya bertambah 22 kasus baru yang sebelumnya hanya ada 82 kasus,” jelasnya.
Menurut Elfi kasus yang terdeteksi positif HIV, berkat kerja teman-teman di lapangan yang aktif dalam melakukan deteksi dini atau skrining terhadap para pekerja tempat hiburan malam (THM) yang ada di Kota Kendari.
“Selain kami intens melakukan skrining, teman-teman yang bekerja di THM juga sadar kalau mereka beresiko dan aktif dalam melakukan deteksi dini. Baik kita datangi secara aktif maupun mereka langsung ke pelayanan kami di puskesmas atau RS,” katanya.
Agar tidak semakin menyebar, Elfi meminta kepada para pekerja THM yang beresiko terjangkit penyakit menular tersebut untuk berperilaku hidup sehat. Minimal memberikan rasa aman kepada pengunjung untuk tidak beresiko tercemar HIV.
“Karena tidak mungkin kita mau suruh dia berhenti dari pekerjaannya. Tinggal kita edukasi saja, agar selalu berperilaku sehat. Kalau memang dia bekerja disitu, agar selalu waspada,” tutup Elfi.







