Kendari, Sultrademo.co – Malam puncak pemilihan Duta Wisata Anandonia Luale Kota Kendari 2025 berlangsung semarak di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (25/11/2025).
Riuh tepuk tangan penonton dan dukungan keluarga finalis memenuhi ruangan yang menjadi saksi persaingan 20 finalis terbaik, terdiri atas 10 Anandonia dan 10 Luale.
Asisten I Setda Kota Kendari, Maman Firmansyah, hadir mewakili Wali Kota Kendari untuk membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada para finalis.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya para peserta tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga mampu menjadi simbol budaya daerah. Ia menyoroti karakter multietnis Kota Kendari yang tetap berakar kuat pada Budaya Tolaki.
“Kota ini berkembang berkat keberagaman suku dan budaya yang hidup rukun. Namun, kita tidak boleh melupakan jati diri lokal. Budaya Tolaki harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai warisan leluhur,” ujarnya.
Maman juga mengingatkan bahwa ajang Anandonia Luale bukan sekadar kompetisi pariwisata, melainkan wadah pembinaan generasi muda agar beradab, berakhlak, dan memiliki kecintaan terhadap budaya daerah.
“Berkompetisilah dengan sehat dan jadilah teladan yang cerdas serta menjunjung nilai budaya dalam setiap sikap,” pesannya.
Sementara Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari, Hermawaty, menjelaskan bahwa rangkaian pemilihan tahun ini berlangsung selama tujuh hari. Tahapannya meliputi seleksi administrasi, wawancara, tes bakat, tur wisata, pengambilan profil, pembekalan materi, hingga malam unjuk bakat sebelum para peserta melaju ke grand final.
Dari total 53 peserta yang mengikuti tahap wawancara, lanjutnya, hanya 20 finalis terbaik yang berhasil melaju ke babak penentuan malam itu.
“Mereka adalah peserta pilihan yang malam ini menunjukkan kemampuan terbaik di Grand Final Anandonia Luale,” kata Hermawaty.
Ia menambahkan bahwa duta wisata terpilih nantinya akan mengemban tugas sebagai promotor pariwisata dan budaya Kota Kendari, sekaligus mewakili daerah dalam berbagai agenda hingga tingkat nasional.
“Duta wisata ini akan menjadi wajah Kota Kendari dan kami berharap mereka mampu mendorong kemajuan budaya, pariwisata, serta ekonomi kreatif,” tegasnya.
Acara penobatan ditutup dengan penampilan koreografi budaya khas daerah sebelum diumumkannya Duta Wisata Anandonia Luale Kota Kendari 2025, yang siap mengemban amanah mempromosikan kekayaan pariwisata dan budaya selama setahun ke depan.









