Antisipasi Angka Korban Bencana, BI Gelar Sosialisasi dan Simulasi

  • Whatsapp

Kendari, (SultraDemoNews)- Gempa dan Tsunami yang melanda Palu, Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 4 Oktober 2018 lalu tentunya mengundang perihatin seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia turut berduka.

Bencana alam seperti itu prinsipnya tidak bisa dihilangkan, kendati begitu, mesti ada langkah-langkah untuk mengurangi korban jiwa dan kerusakan fasilitas. Seperti yang dilakukan pihak Bank Indonesia (BI) Kota Kendari menggandeng pihak Badan Sar Nasional (Basarnas) menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan dampak bencana alam. Kamis (18/10/2018).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Kepala BI Cabang Kendari, Minot Purwahono mengatakan,bencana yang terjadi di wilayah Sulteng pastinya pastinya membuat masyarakat panik dan trauma, terlebih lagi kekuatan gempa tersebut mencapai 7,4 SR.

“Tentu ketika terjadi gempa semua orang panik dengan goncangan yang begitu dahsyat, oleh karena itu sosialisasi dan simulasi sangat penting untuk menanggulangi dan meminimalisir korban bencana,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan pihak Basarnas Kendari yang diwakili oleh Andi Muhammad Akbar, dikatakannya, perlindungan diri saat terjadi bencana alam adalah hal pertama yang harus dilakukan. Sehingga sosialisasi dini tepat dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Ini penting untuk diketahui masyarakat, karena ketika kita panik biasanya kita tidak tau apa harus dibuat, ┬ákarena itu perlu sekali disosialisasikan minimal tidak kita mengurangi angka korban bencana alam,” katanya.

Laporan : Marentina Puri Pebri Astuti

  • Whatsapp

Pos terkait