Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam hal ini Asisten III Kota Kendari, Makmur menghadiri sekaligus membuka pelaksanaan pasar pangan murah yang diinisiasi oleh Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kegiatan yang berlangsung di pelataran eks-MTQ Kendari ini berlangsung dalam rangka memperingati hari jadi AP2 Sultra ke-17 tahun dengan mengangkat tema membangun peradaban di era 5.2 serta menekan angka inflasi guna mewujudkan masyarakat Kota Kendari aman, nyaman dan bahagia.
Asisten II Kota Kendari mengatakan gerakan pangan murah ini kerjasama antara lembaga AP2 Sultra dengan Dinas Ketahanan Pangan.
Olehnya itu, Pihak Pemkot berharap dari kegiatan yang dinisiatif oleh lembaga AP2 Sultra ini bisa menginspirasi lembaga-lembaga yang lain dalam hal membantu pemerintah mengurangi inflasi dan menekan inflasi.
“Sehingga betul-betul masyarakat itu bisa aman, nyaman, bahagia dari sisi ekonominya, ” kata Makmur ketika ditemui media di tempat pelaksanaan pasar pangan murah, Senin, (15/01/24).
Dikesempatan ini Makmur juga berharap ke depannya, kegiatan seperti ini gaungnya lebih besar lagi lebih luas lagi dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada baik itu pemerintah, swasta maupun juga masyarakat secara umum atau pelaku usaha secara umum.
“Sehingga nantinya masyarakat bisa mengenal produk-produk yang mereka sudah hasilkan dan bisa mendongkrak daya beli masyarakat secara umum, ” harapnya.
Mantan Kadis Dikmudora ini juga menyatakan bahwa pihak pemerintah kota Kendari menekankan untuk meningkatkan peran UMKM dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.
” Tentunya pemerintah kota Kendari berada di belakangpara pelaku UMKM untuk membantu secara administratif maupun secara finansial, ” Imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf mengatakan pihaknya bersyukur atas terselenggaranya kegiatan pangan murah di tempat ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Khususnya kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan bawang. Semua kita siapkan, ” ujar Kadis Ketahanan Pangan.
Lanjut kata Abdul Rauf, dalam kegiatan pasar pangan murah ini diberikan subsidi atas barang-barang kebutuhan pokok yang diperjualbelikan sebab bahan pokok tersebut merupakan barang-barang yang langsung dari distributor.
“Tentu harganya ada subsidi Karena harganya bukan harga pasar langsung dari distributor, ” tegasnya.
Kadis ketahanan Pangan ini juga memastikan tahun ini pihaknya akan menyediakan 50 titik pasar murah di kota Kendari baik itu di Kelurahan maupun di tingkat kecamatan, untuk lebih meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok.
Laporan : Hani
Editor : UL







