Bapenda Kendari Mulai Sosialisasikan Pajak Sarang Burung Walet

Kendari, Sultrademo.co – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kendari menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2019 tentang perubahan keempat atas Perda Kota Kendari nomor 2 tahun 2011 tentang pajak daerah, dimana di dalamnya memuat pajak sarang burung walet, Selasa (21/07).

Kepala Bapenda Kota Kendari Sri Yusnita, membuka diri pada warga pemilik usaha burung walet untuk memberikan masukan tentang pajak sarang burung walet.

“Kalau ada pihak yang keberatan silahkan bersurat dan komplain ke kantor Bapenda Kota Kendari, silahkan melakukan pengaduan kami siap berdiskusi,” kata Sri. 

tengah post

Sementara itu Kepala Bidang Wilayah 2 Bapenda Kota Kendari Rizal Rani menjelaskan bahwa besarnya pajak sarang burung walet dipatok 10 persen.

tengah post 2

“Pemenuhan kewajiban pajak menggunakan self asesment, pembayaran dilakukan setiap tanggal 1-15 bulan berjalan,” jelasnya.

Ditempat yang sama sejumlah petani mengusulkan adanya wadah bagi para petani dan pengusaha sarang burung walet di Kota Kendari. Salah satu petani burung walet asal Puwatu La Upe meminta Pemkot Kendari tidak memaksakan pembayaran pajak sarang burung walet karena banyak masalah yang dihadapi para petani. Ia meminta pemkot menyediakan wadah untuk jual beli sarang burung walet.

“Ketika terjadi transaksi penjualan sarang burung walet pajak akan dipotong disitu sehingga bisa transparan, kalau self asesment kadang kurang jujur jual sepuluh lapor satu,” ungkapnya.

Petani lainnya juga meminta pihak Pemkot untuk membagi klasifikasi petani sarang burung walet yaitu pemula, sedang dan sudah berkembang. Hal Ini dilakukan agar tidak terlalu membebani para petani dalam pembayaran pajak.

Para petani mengaku masih cukup sulit melakukan pembayaran pajak, sebab meskipun sudah memulai usahanya sejak tiga hingga 5 tahun lalu, namun belum memberikan hasil yang signifikan. Apalagi petani yang memulai usahanya dengan cara meminjam kredit.

Diketahui Pemkot Kendari saat ini mencatat kurang lebih 120 petani burung walet di Kota Kendari.

Laporan : Hani
Editor : MA

 

Berlangganan Berita Terbaru Sultrademo.co!

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.