Belasan Guru Besar UHO Protes Dugaan Plagiat Zamrun

  • Whatsapp

Senin, 10 Juli 2017.

Kendari, (SultraDemoNews)- Puluhan guru besar dan dosen UHO turut serta dalam aksi penolakan Prof Muhammad Zamrun sebagai Rektor terpilih UHO, aksi penolakan tersebut didahului dengan dialog anti plagiarisme yang dilanjutkan dengan deklarasi dan aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Rektorat UHO, Senin (10/7/2017).

Bacaan Lainnya

Diketahui, aksi kali itu merupakan aksi lanjutan yang beberapa hari lalu pernah disuarakan oleh puluhan mahasiswa di DPRD Provinsi Sultra.

Salah satu dari 17 guru besar UHO yang ikut aksi hari itu, sebut saja Prof Aslan mengungkapkan, dugaan plagiat yang dilakukan oleh Dr Muh Zamrun tak kunjung terklarifikasi, sehingga mengundang tanda tanya besar bagi seluruh pihak, sebab, selain mencoreng juga mencedrai nama baik Universitas Haluoleo.


“Olehnya, perasaan tak terbendung, 17 guru besar UHO beserta puluhan dosen turun langsung untuk melakukan aksi demonstrasi di depan gedung rektorat UHO bersama sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Anti Plagiarisme untuk mengaspirasikan apa yang menjadi persoalan di internal UHO,” katanya.

Pantauan Awak media SultraDemo.id, salah satu tuntutan massa aksi ialah meminta kepada Muhammad Zamrun untuk melakukan konferensi pers secepatnya dan menyampaikan kebenaran atas apa yang diduga kepadanya, sebab, dugaan tindakan plagiat yang dilakukan dianggap sangat tercela dan memalukan di kalangan akademisi, kejahatan intelektual yang terjadi tidak boleh dibiarkan karena akan menjadi percontohan seluruh civitas akademika Universitas Haluoleo maupun seluruh Indonesia.

Reporter : Uci Lestari

Pos terkait