Berikut Teks Deklarasi Damai yang Ditandatangani 18 Etnis di Sultra

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Polda Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menginisiasi kegiatan Deklarasi Damai untuk mewujudkan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang Kondusif di wilayah Provinsi Sultra, Senin sore (20/9/2021).

Kegiatan Deklarasi Damai tersebut dirangkaikan dengan kegiatan sarasehan dan diskusi yang dilaksanakan di Aula Dachara Polda Sultra.

Bacaan Lainnya

Teks Deklarasi Damai dibacakan oleh ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Abdul Rahman Saleh yang kemudian dikuti seluruh undangan yang menghadiri kegiatan tersebut.

Setelah pembacaan teks Deklarasi Damai, dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh 18 organisasi kerukunan etnis Sultra.

Berikut adalah isi teks Deklarasi Damai yang dibacakan di Aula Dachara Pda Sultra :

“DEKLARASI DAMAI UNTUK MEWUJUDKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DI WILAYAH SULAWESI TENGGARA

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, Pada Hari Ini, Senin Tanggal Dua Puluh September Dua Ribu Dua Puluh Satu, Pemerintah dan Kerukunan Suku Yang Ada Bersepakat Mendeklarasikan :

1. Memperkokoh kerukunan dalam bingkai kebhinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2. Musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan masalah sosial demi terciptanya Kamtibmas yang kondusif.
3. Saling menghormati dan menghargai perbedaan Adat dan Suku
4. Tidak terpengaruh oleh provokasi pemberitaan yang tidak benar yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
5. Menolak melanggar hukum, anarkisme, intoleransi, radikalisme, dan terorisme.
6. Berperan dalam mendukung penegakan hukum demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Demikian Deklarasi Damai ini dibuat dengan penuh keikhlasan demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Sulawesi Tenggara.”

Ditandatangani :
1. Gubernur Sultra, Ali Mazi
2. Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh
3. Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra
4. Kabinda Sultra, Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana.
5. Danrem 143/HO, diwakili Kasrem Kolonel Inf Tri Rana Subekti
6. Danlanal Kendari, diwakili Dandenpomal Mayor Laut (PM) Asmad
7. Danlanud Haluoleo, diwakili Kasipers Mayor (ADM) Dedy Eko Wasudy
8. Kajati Sultra, diwakil Wakajati Sultra Ahmad Yani
9. Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, Achmad Setyo P.
10. Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir
11. Ketua DPP LAT Sultra, Masyhur Masie Abunawas
12. Ketua Kerukunan Muna, La Nalefo
13. Ketua Kerukunan Bau-bau dan Buton, Halili
14. Ketua Kerukunan Moronene, Siti Saleha
15. Ketua Kerukunan Wakatobi, diwakili Ld Taalami
16. Ketua Kerukunan Menui, Sabaruddin Sondeng
17. Ketua Kerukunan Jawa, Harry Purwanto
18. Ketua Kerukunan Sulawesi Selatan, Nurdin Tompo
19. Ketua PHDI Sultra, I Nyoman Sudiana
20. Ketua Kerukunan Pasundan Sultra, Sahidin
21. Ketua Kerukunan masyarakat NTT, Rony Malua
22. Forum Kerukunan Batak Sultra, Ruspan Simatupang
23. Ketua Kerukunan Minahasa, Donal Kandou
24. Ketua Kerukunan Masyarakat Indonesia Maluku, Arifin T.A
25. Ketua Ikatan Keluarga Minang, Irwan Oktivi
26. Kerukunan Papua di Sultra, diwakili Umar
27. Ketua Kerukunan NTB Sultra, Ahmad
28. Ketua Kerukunan Mandar, Rahmat Buyung.

Setelah penandatangan Deklarasi Damai, dilanjutkan dengan agenda foto bersama oleh seluruh tamu undangan di Aula Dachara dan di depan Polda Sultra dengan memegang selembar panjang Bendera Merah Putih.

Penulis : Luthfi Badiul Oktaviya
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait