Muna, Sultrademo.co – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muna menggelar Program Sosialisasi dan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2025 di Desa Labaha, Kecamatan Watuputih, pada Selasa (6/5/25).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Muna, La Ode Asrafil, dan dihadiri oleh Kepala Dinas PMD Muna, Fajarudin Wunanto; Kepala BPS Muna, Leman Jaya, S.ST., M.Si; Camat Watuputih, Muharram; serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Watuputih.
Leman Jaya, S.ST., M.Si, Kepala BPS Muna, menjelaskan bahwa program Desa Cantik telah dijalankan sejak 2021 sebagai inisiatif strategis.
“Hingga kini, sosialisasi telah dilakukan di Desa Banggai, Mantobua, Labaha, dan beberapa desa di Muna Barat,” ujarnya.
Tujuan utama program ini adalah meningkatkan kemandirian desa dalam pengelolaan data, mulai dari penginputan, pengolahan, hingga pendistribusian.
“Dengan data yang valid, perencanaan dan evaluasi pembangunan desa dapat lebih terarah,” tegas Leman.
La Haiwa, Kepala Desa Labaha, menyambut antusias program ini. “Kami sangat mendukung, terutama setelah mendengar rencana percepatan penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) untuk pengumpulan data statistik menggunakan sebagian anggaran ADD (Alokasi Dana Desa),” ungkapnya.
Wakil Bupati Muna, La Ode Asrafil, menegaskan bahwa Desa Cantik merupakan program nasional untuk memastikan keakuratan data di tingkat desa.
“Data yang akurat akan memudahkan investor memahami potensi desa, sekaligus mendukung pembangunan berbasis bukti,” jelasnya
Laporan : Idul
Editor : UL










