Konawe, Sultrademo.co – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., meresmikan secara serentak fasilitas ruang rawat inap di empat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas, yakni Puskesmas Lambuya, Anggaberi, Alosika, dan Wawotobi. Acara peresmian ini dipusatkan di Puskesmas Lambuya pada Jumat (23/1/2026).
Dalam sambutannya, Yusran menekankan tiga pilar utama yang harus dipegang teguh oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya tenaga kesehatan di tingkat puskesmas dalam menjalankan tanggung jawabnya.
“Tiga hal yang perlu diperhatikan: aksesibilitas, kualitas SDM, serta bagaimana pelayanan dan belanja bisa dilakukan secara lebih efisien,” ujar Yusran Akbar.
Selain meresmikan ruang rawat inap, Yusran juga membagikan kabar baik mengenai peningkatan fasilitas di RSUD Kabupaten Konawe. Saat ini, RSUD Konawe telah dilengkapi dengan gedung PICU serta fasilitas Cathlab Jantung.
Dengan adanya alat Cathlab tersebut, masyarakat Konawe yang memiliki keluhan penyakit jantung kini tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan tindakan medis spesifik.
“Ini adalah berkah yang patut disyukuri. Masyarakat tidak perlu lagi keluar daerah untuk urusan penyakit jantung,” lanjutnya.
Untuk menunjang kualitas pelayanan, Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program bantuan pendidikan.
Yusran mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2026, Pemda akan mengalokasikan bantuan bagi putra-putri daerah yang sedang atau akan menempuh pendidikan kedokteran maupun profesi kesehatan lainnya.
“Tahun 2026, kita akan atur supaya anak-anak Konawe yang sekolah kedokteran dibantu, baik lewat beasiswa atau intervensi lainnya,” tegas Yusran.
Puskesmas, menurut Yusran, adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat sebelum dirujuk ke rumah sakit. Ia juga membocorkan rencana strategis Pemda untuk segera membangun Rumah Sakit tipe D di wilayah pesisir guna memeratakan akses kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Konawe, Yones, S.E., MM., memaparkan rincian anggaran pembangunan fasilitas yang baru saja diresmikan tersebut:
- Puskesmas Lambuya: Rp 3,19 miliar (Dana DAK 2025)
- Puskesmas Wawotobi: Rp 3,47 miliar (Dana DAK 2025)
- Puskesmas Anggaberi: Rp 3,43 miliar (Dana Alokasi Umum Daerah)
- Puskesmas Alosika: Rp 3,25 miliar (Dana Alokasi Umum Daerah)
Saat ini, layanan kesehatan di 29 Puskesmas se-Kabupaten Konawe didukung oleh 2.769 tenaga kesehatan (ASN dan non-ASN). Dari jumlah tersebut, terdapat 80 dokter yang terdiri dari 63 dokter umum dan 17 dokter gigi yang siap melayani masyarakat.
Laporan: Muhammad Sulhijah








