Cegah Eksploitasi PMI, SP Kendari Gelar Dialog dengan Pemdes Wukusao

Konawe, Sultrademo.co – Solidaritas Perempuan (SP) Kendari menggelar dialog interaktif bersama Pemerintah Desa Wukusao, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya mendorong perlindungan yang lebih komprehensif bagi perempuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya.

Bacaan Lainnya
 

Bertempat di Balai Desa Wukusao, forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan perempuan buruh migran, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Kaur Desa Dunggua.

Fasilitator kegiatan, Imelda Laugi, menjelaskan bahwa dialog ini bertujuan membangun kesepahaman antara warga dan pemerintah desa terkait hak-hak buruh migran.

“Tujuannya untuk mendorong perlindungan komprehensif yang sesuai dengan hak dan kebutuhan perempuan buruh migran serta keluarganya di Konawe,” jelasnya.

Selain membahas aspek perlindungan hukum, dialog ini juga menyoroti pentingnya peningkatan keterampilan (skill) bagi calon PMI sebelum berangkat ke luar negeri.

Koordinator Program SP Kendari Cristien menilai, bekal keterampilan yang mumpuni merupakan kunci utama agar pekerja tidak rentan terhadap praktik eksploitasi dan kekerasan di tempat kerja.

“Melalui dialog ini, diharapkan angka pelanggaran hak terhadap perempuan buruh migran dapat ditekan. Sinergi antara pemerintah desa, BP3MI, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan sistem pencegahan kasus yang efektif sejak dari tingkat desa,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA ini diikuti oleh sekitar 17 peserta yang berkomitmen mengawal isu perlindungan buruh migran di wilayah tersebut.

Laporan: Muhammad Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait