Cegah Investasi Bodong, Pemkot Kendari dan BEI Gandeng 520 Guru Masuk Pasar Modal

Ketgam : Sosialisasi Peningkatan Literasi Keuangan sekaligus fasilitasi pembukaan rekening saham massal.

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari mengambil langkah agresif untuk memperluas inklusi keuangan dan memerangi investasi ilegal di kalangan pendidik.

Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkot Kendari bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), serta perusahaan sekuritas menggelar Sosialisasi Peningkatan Literasi Keuangan sekaligus fasilitasi pembukaan rekening saham massal.

Bacaan Lainnya

Acara yang membidik kepala sekolah dan guru SD serta SMP Negeri se-Kota Kendari ini resmi dibuka oleh Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, di Aula Samaturu Balai Kota Kendari pada Rabu (15/7/2026).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, agenda strategis ini diikuti oleh 520 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan masing-masing tiga orang guru perwakilan dari setiap sekolah. Untuk memastikan efektivitas edukasi, pelaksanaan sosialisasi dibagi ke dalam tiga sesi yang berlangsung selama dua hari.

Dalam sambutannya, Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan di sektor pendidikan merupakan langkah krusial untuk mencetak masyarakat yang cerdas secara finansial. Menurutnya, guru memiliki posisi tawar yang kuat sebagai motor penggerak edukasi di masyarakat.

“Para kepala sekolah dan guru memiliki peran penting sebagai agen edukasi. Merekalah yang dapat menyebarluaskan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, baik kepada peserta didik di sekolah maupun lingkungan masyarakat luas,” ujar Nismawati.

Selain membekali peserta dengan materi manajemen keuangan pribadi dan perencanaan masa depan, kolaborasi ini memberikan akses langsung bagi para guru untuk mengenal instrumen investasi legal di pasar modal. Tidak sekadar teori, 520 pendidik yang hadir langsung difasilitasi untuk melakukan pembukaan rekening saham secara riil di lokasi acara.

Langkah konkret ini diharapkan mampu membentengi para guru dan ekosistem sekolah dari jebakan investasi bodong yang marak terjadi. Pemkot Kendari berharap para pendidik tidak hanya melek finansial untuk diri sendiri, melainkan mampu menjadi pelopor investasi yang bertanggung jawab bagi rekan kerja, siswa, dan keluarga mereka.

Sinergi berkelanjutan antara Pemkot Kendari, TPAKD, OJK, BEI, dan dunia pendidikan ini ditargetkan mampu mendongkrak kemandirian finansial masyarakat lokal, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait