Cipayung Plus Sultra Sesalkan Pencatutan Logo di Kegiatan IMM

  • Whatsapp

Kendari, sultrademo.co- Kelompok Mahasiswa Cipayung Plus Sulawesi Tenggara, PMII, PMKRI ,HMI, GMNI, KMHDI, GPM, GMKI, dan GPII menyesalkan tindakan Pengurus Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiya (IMM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari yang telah mencatut logo cipayung plus tanpa koordinasi.

Pencatutan logo tersebut diketahui setelah selembaran pamflet kegiatan PK IMM IAIN Kendari berupa Dialog Publik bartajuk “Keadilan untuk Kemanusiaan, Menyoal Kematian dua Mahasiswa beredar di media sosial.

Bacaan Lainnya

“Kami merasa keberatan karena tidak ada konfirmasi sebelumnya baik di tingkatan bawah sampai tingkat wilayah, bahkan yang di pakai logo nasioal organisasi kami. Dan kami sangat menyesalkan kejadian seperti ini serta berharap tidak terulang kedua kalinya,” tegas Eko, Ketua Badko HNI Sultra

Eko meminta, Ketua Wilayah IMM untuk melakukan klarifikasi dan permohonan maaf kepada Cipayung Sultra. Serta melakukan pembinaan terhadap pengurus komisariat.

Bukannya tidak mendukung, tambah Koordinator Cipayung Sultra, Karlianus, tapi minimal tidak dilakukan koordinasi terlebih dahulu.

“Kami pun sebenarnya mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini tapi janganlah melupakan etika komunikasi. saya dapat undangan untuk menghadiri kegiatan itu,” katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Komisariat IMM IAIN Kendari, Benni Saputra mengaku lalai dan tidak ada maksud mencatut logo cipayung. Edaran pamflet giatnya yang memasukan logo cipayung murni kesalahan tekhnis.

Pihaknya telah melakukan permohonon maaf dalam bentuk video, serta telah mengeluarkan surat edaran permohonan maaf untuk kelompok cipayung.

“Melalui surat edaran yang berisi kegiatan kami tidak di dukung oleh Cipayung, tetapi akan di hadiri oleh Cipayung karena kami sudah mengundang teman-teman Cipayung, dan ini murni kesalahan teknis,” katanya.

Laporan : Irvan
Editor : AK

Pos terkait