Dialog Interaktif, Pemkot Dorong Legislatif Gunakan Narasi Hub Maritim Baubau
Baubau, Sultrademo.co – Hub Maritim sudah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan tahun lalu, dalam dukungan perencanaan Indonesia 20 tahun ke depan, bahwa akan ada super Hub Maritim di Indonesia.
Penetapan Hub Maritim di Ambon mungkin atas pertimbangan kebudayaan, namun untuk menggerakkan super hub ini harus ada beberapa hal menjadi perhatian.
Dalam dokumen bahkan RPJP yang kedua sudah diperjuangkan dan mendorong legislatif untuk dua putaran depan yang tertuang dalam RPJP Kota Baubau menggunakan narasi Hub maritim.
Demikian disampaikan Pj Wali Kota Baubau Dr H Muh Rasman Manafi, SP, M.Si dalam rapat bersama OPD dan anggota Legislatif di Stand Setda di Kotamara, Selasa malam (16/10/2024).
Menurut Muh Rasman Manafi, Hub Maritim sesungguhnya sudah lama diperankan oleh Baubau dengan menghubungkan dua titik yang saling membutuhkan untuk kepentingan membangun maritim di Sulawesi Tenggara. Sehingga, sesungguhnya tanpa narasi Hub Maritim pun sebenarnya juga sudah sangat berkembang dalam narasi konektivitas.
”Saya tahu apa yang bisa menggerakkan ekonomi Baubau sejak zaman dulu dan itulah yang saya maksudkan Hub Maritim tidak hanya pelabuhan, bandara bahkan sampai kita bicara digital. Jadi sekali lagi sesungguhnya narasi Hub Maritim ini memperkuat apa yang sudah diletakkan oleh perencanaan-perencana sebelumnya dalam RPJP,” katanya.
Ditambahkan, pada masa pemerintahan terdahulu, Kota Baubau ditempatkan sebagai pintu gerbang ekonomi. Namun untuk 20 tahun ke depan tidak hanya sebagai pintu gerbang tetapi sudah harus berperan menghubungkan orang yang masuk dengan orang yang keluar atau barang yang masuk dengan barang yang keluar atau barang yang terkumpul di Baubau untuk disalurkan ke kawasan-kawasan industri lain.
”Jadi narasi itulah yang saya gunakan dan pada 10 hingga 20 tahun terakhir data kita menunjukkan perdagangan jasa di Baubau menempati posisi pertama dalam kontribusi menggerakkan ekonomi Baubau,” ungkapnya.
Dipaparkan, peran strategi dan tantangan wilayah Sulawesi Tenggara Kepulauan bahkan hampir semua wilayah kepulauan adalah bagaimana biaya logistiknya itu tidak mahal. Itu tantangan Baubau dan peluang buat global bahwasanya posisi bobot sebagai Hub dan ini sudah lama tapi kemudian ini kembali untuk memperkuat itu.
“Tetapi kalau hanya dinarasikan tanpa dimasukkan dalam perencanaan tentu itu tidak bisa di tindaklanjuti seperti apa Hub Maritim sebenarnya,” ujarnya.
Sementara itu, dalam dialog interaktif tersebut, turut hadir anggota DPRD Kota Baubau Ahdiyat Zamani mantan Kepala Bappeda Kota Baubau Dr Sudjiton dan mendampingi Pj Wali Kota Baubau Kadis Kominfo Kota Baubau, Kadis Perhubungan dan Kadis Perikanan dan host Apri dari RRI Baubau. Dit






