Diklaim Ikut Dalam Rencana Aksi Penyambutan Jokowi, Badko HMI Gelar Konferensi Pers

  • Whatsapp

Kendari, SultraDemoNews) – Terkait pemberitaan tentang rencana demonstrasi yang akan dilakukan oleh Lima lembaga mahasiswa di Sulawesi Tenggara yang salah satunya mengatasnamakan Badan Koordinasi (Badko) HMI Sultra, pada 27 Februari 2019 lalu di salah satu media lokal di Kendari.

Badko HMI Sultra membantah keterlibatannya, bahkan pihaknya belum pernah membahas, apalagi menyatakan sikap terkait rencana demonstrasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam konferensi persnya yang digelar disalah satu Warung Kopi, Ketua Umum HMI Sultra, Eko Hasmawan mengklarifikasi beberapa poin dari pemberitaan tersebut.

“Sehubungan dengan beredarnya pencatutan nama organisasi Badko HMI Sultra disalah satu media lokal di Kota Kendari Sultra, dimana Badko diklaim bersama empat lembaga kemahasiswaan atas nama Front Mahasiswa Sulawesi (SULTRA) akan melakukan unjuk rasa menolak kedatangan Presiden Joko Widodo di Kendari, jadi kami mengkalarifikasi beberapa poin terkait pemberitaan itu,” tegasnya.

Berikut poin-poin yang di klarifikasi oleh Badko HMI Sultra :

1. Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tenggara belum sama sekali membahas terkait rencana penolakan kedatangan Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko Widodo dalam rangka kunjungan kerja pada tanggal 1 dan 2 Maret 2019 di Bumi Anoa Sulawesi Tenggara.

2. Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tenggara mengutuk keras adanya oknum yang mengatasnamakan kelompok dan dirinya sebagai Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tenggara.

3. Meminta dengan tegas kepada kawan-kawan Aktifis yang tergabung dalam gerakan Front Mahasiswa Sulawesi Tenggara untuk tidak mencatut/melibatkan Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tenggara tanpa adanya komunikasi dengan BADKO HMI SULTRA pimpinan Eko Hasmawan Baso selaku Ketua Umum yang resmi.

4. Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tenggara mengutuk keras oknum-oknum yang mencoba melakukan gerakan pemecahan di Internal Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) khususnya di Daerah Sulawesi Tenggara.

Reporter : Anggun Abubakar

  • Whatsapp

Pos terkait