Kendari, Sultrademo.co – Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat berdampak pada sejumlah program pembangunan di Kota Kendari, khususnya di sektor infrastruktur jalan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kendari, Muh. Almuna Mande, mengungkapkan bahwa beberapa program pemerintah kota mengalami pengurangan, termasuk tidak lagi diterimanya Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Dana DAK kita sudah beberapa tahun tidak kita dapatkan,” ungkapnya, Kamis, (25/12/2025).
Ia menyebutkan, Pemkot Kendari juga telah mengusulkan perbaikan jalan di kawasan Pelabuhan Pelindo. Namun hingga kini, usulan tersebut belum mendapatkan tindak lanjut dari pemerintah pusat.
“Jalan Pelindo itu kan berskala nasional. Kita sudah ajukan perencanaan, tapi karena keterbatasan anggaran pusat yang difokuskan untuk pembayaran utang, usulan itu belum ditanggapi,” jelasnya.
Selain itu, efisiensi anggaran tahun 2025 juga berdampak pada pembangunan jalan lingkar atau inner ring road yang seharusnya telah rampung pada tahun ini.
Meski demikian, Almuna menegaskan bahwa untuk tahun 2025, realisasi program Pemerintah Kota Kendari telah mencapai 100 persen. Sementara untuk tahun 2026, pihaknya masih menunggu
kepastian realisasi anggaran dari pemerintah pusat.
“Untuk 2026 kita masih menunggu kebijakan dan realisasi dari pusat,” pungkasnya.








