Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Jadi Bentuk Komitmen Pemkot Kendari Atas Penghargaan Adipura 2022

Ketgam : Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu memberikan keterangan kepada media usai penyerahan piala Adipura

Kendari, Sultrademo.co – Usai memperoleh penghargaan Adipura tahun 2022, Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu selaku pimpinan tertinggi di lingkup Pemkot Kendari bakal mempertahankan penghargaan yang telah diraih saat ini.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Asmawa menyebutkan ada tiga hal yang kemudian menjadi acuan dalam mewujudkan niat tersebut.

Bacaan Lainnya

“Yang pertama adalah sebagaimana janji dan komitmen kami pada saat membentuk satgas penataan kota bahwa seberapa banyak pohon yang dipotong atau dipangkas minimal sejumlah itu juga yang harus kita tanam kembali,” tutur Pj Wali Kota. Rabu, (01/03/23).

Dan untuk hal ini, Asmawa menegaskan sudah dianggarkan dalam APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

Adapun jumlah pohon yang akan ditanam, Pj Wali Kota menyatakan saat ini bibit pohon tersebut sudah berada di Kendari. Namun karena didatangkan dari Jawa Timur, saat ini bibit tersebut dalam posisi pemulihan.

“Tapi sudah di kota Kendari ada kurang lebih 2000 pohon dan itu akan kita tanam di beberapa titik yang memang strategis,” jelasnya.

Penanaman pohon tersebut tidak lain karena Pj Wali Kota Kendari mencanangkan di tahun 2023 ini ada gerakan penanaman satu juta pohon. Tidak hanya di ruas jalan kota Kendari tetapi pihaknya juga akan memanfaatkan lahan tidur dengan menanam pohon-pohon produktif seperti buah-buahan.

Kemudian yang kedua adalah meminimalisir tempat pembuangan sampah (TPS) sementara dengan cara memastikan ada tong sampah di masing-masing rumah tangga.

” Syukur-syukur bisa kita hilangkan dan tahun 2023 itu adalah target kami menghilangkan tong sampah yang ada di pinggir jalan jadi biarlah pengelolaannya ada di masing-masing rumah tangga karena yang akan menjemput kita sudah punya petugas kebersihan di masing-masing kelurahan,” ujarnya.

Yang ketiga yang paling penting adalah edukasi masyarakat. Membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan itu adalah milik kita semua.

“Tentu banyak hal yang akan kita lakukan tapi paling tidak dari sisi pengelolaan sampah, pemerintah kota ingin membangkitkan kembali bernostalgia seperti 10 tahun yang lalu bagaimana TPA kita menjadi TPA percontohan di Indonesia,” tutupnya.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait