Goes to Desa Lomboeya, GMKM Bangun Kerja Sama Bidang Kesehatan dan Pertanian

  • Whatsapp

Ketgam: Ketua Umum,  Rendy Tabara (kiri)  dan Kepala Desa Lomboeya,  Jufryanto (kanan)  menunjukan lembar kesepakatan yang dituang dalam MoU. Poto: dokumentasi panitia

Bacaan Lainnya

Konawe Selatan, SultraDemoNews- Gerakan Mahasiswa Konsel Menginspirasi (GMKM) jalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Lomboeya, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konsel.

Kerja sama itu diteken dihadapan Pemerintah kabupaten Konsel yang dihadiri Kasi Pemerintahan.

Penyerahan sembako kepada salah satu warga desa Lomboeya 

Rendy Tabara selaku Ketua Umum GMKM menjelaskan, point penting yang tertuang dalam MoU itu adalah Desa Lomboeya menjadi desa binaan GMKM, dengan kata lain GMKM akan melakukan pembinaan secara berkala bidang penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan pertanian, dan bimbingan pendidikan anak. Sementara, Pemerintah desa dan masyarakat setempat berkewajiban melindungi dan berpartisipasi setiap program GMKM di desa tersebut.

(Koonsultasi dan pemeriksaan kesehatan)

“Alhamdulillah GMKM adalah lembaga yang sudah berbadan hukum punya akta notaris dan sedang dalam proses pendaftaran di Kesbangpol, sebab itu sesuai namanya, kita ingin terus menginspirasi masyarakat dan orang banyak, membantu pemerintah sesuai kemampuan mahasiswa dengan hal positif, dan hari ini, 37 mahasiswa dari berbagai kampus hadir dengan niat yang tulus,” katanya pada saat pembukaan kegiatan GMKM Goes to Desa yang akan berlangsung selama tiga hari, Jum’at 25-27 /01/19.

Penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis

Ditambahkan Pendiri GMKM, Aliyadin Koteo, S. Pd mengatakan, Kehadiran GMKM untuk menjawab tantangan, bahwa mahasiswa dan pemuda tidaklah horor baik bagi pemerintah maupun masyarakat, mahasiswa dan pemuda Konsel masih banyak yang memiliki niat tulus, dan segudang gagasan yang dapat disumbangakan untuk pengabdian.

“Tidak hanya aktif mengkritis melalui mimbar pendapat, tapi proaktif dalam kegiatan yang berhubungan langsung dengan kebutuhan sosial kemasyarakatan, Konsel memiliki aset SDM yang mumpuni, dari berbagai disiplin ilmu dimiliki mahasiswa, karena itu perlu ruang amal, dan ruang kreasi agar menjadi jariyah,” jelasnya.

Bakti Sosial pembangunan balai desa Lomboeya

Sementara itu, Kepala Desa Lomboeya, Jufriyanto mengaku sangat bersyukur dan membutuhkan sumbangsi fikiran, tenaga, dan keterlibatan mahasiswa dalam membantu pengembangan desanya.

“Ini satu kesyukuran kami, saya mendengar tadi dari pendiri GMKM bahwa desa binaan akan di bentuk satu disetiap kecamatan di Konsel, dan khusus Kecamatan Moramo Utara, desa kami ini terpilih, semoga adik adik senantiasa dimudahkan urusannya, dan kami menyambut baik ini,” ujarnya.

Pembinaan anak-anak Desa Lomboeya

Hal senada diungkapkan Pemerintah Kabupaten Konsel melalui Kasi Pemerintahan Kecamatan Moramo Utara, Joni, S. Pd., M.Si. Dikatakannya, pihaknya sangat bahagia melihat ide cemerlang dan keterlibatan langsung mahasiswa dalam membantu masyarakat.

“Seyogyanya kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati, namun karena halangan beliau memerintahkan kami, dan atas nama pemerintah kami mendukung sepenuhnya kegiatan yang berlangsung tiga hari ini, dan akan dilanjutkan setiap bulan karena sudah menjadi desa binaan, ini luar biasa memberi inspirasi, terima kasih kepada seluruh keluarga besar GMKM,” tutupnya.

  • Whatsapp

Pos terkait