Kolaka Timur, Sultrademo.co – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kolaka Timur menggelar kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD) ke-III di Kelurahan Penanggo, Kecamatan Lambadia, Jumat (4/7/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Mencetak Kader yang Militan dalam Mengawal Paham Akidah Ahlussunah Wal Jama’ah, Ulama, dan NKRI”.
Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Kabag Kesra Kolaka Timur, Ketua PC NU Kolaka Timur, Ketua Lazisnu Kolaka Timur, Wakil Ketua DPRD Kolaka Timur, Ketua KNPI, serta Wakapolres Kolaka Timur dan penjabat penting lainnya.
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulawesi Tenggara (Sultra), Saninuh Kasim, dalam sambutannya melalui instruksi Pimpinan Pusat meluncurkan program ketahanan pangan dan pembentukan Satuan Khusus Patriot Ketahanan Pangan.
“Kami ingin menunjukkan komitmen GP Ansor untuk mendukung program pemerintah. Salah satu tantangan saat ini adalah lahan pertanian yang banyak digarap oleh lansia, sementara generasi muda lebih tertarik pada gadget,” ujarnya.
Saninuh menegaskan, sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi bangsa, tetapi minat pemuda di bidang ini masih rendah. “Ini harus menjadi perhatian bersama. DTD adalah napas kami dalam kaderisasi. Jika kaderisasi berhenti, maka kami pun berhenti,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pelatihan. “Materi yang disampaikan instruktur harus memenuhi standar. Kritik boleh, asal membangun,” tambahnya.
Kabag Kesra Setda Kolaka Timur, Arisman, mewakili Bupati, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan DTD ini. Menurutnya, GP Ansor merupakan organisasi yang selalu mendukung program pemerintah.
“Jangan pernah menjauh dari pemerintah, karena tanpa sinergi dengan organisasi seperti GP Ansor, pemerintah tidak bisa bekerja maksimal,” ujarnya.
Ia berharap konsistensi GP Ansor tetap terjaga dalam mendukung pembangunan daerah. Kegiatan DTD III ini diikuti oleh 50 peserta yang akan dibekali berbagai materi untuk memperkuat kapasitas kader.
Laporan: Muhammad Sulhijah










