Kendari, sultrademo.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi meminta agar tim penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk senantiasa meningkatkan kecerdasan dan kecermatan dalam menganalisis berbagai permasalahan.
“Tim penggerak PKK harus cerdas dan cermat dalam menganalisa berbagai permasalahan, karena dengan kecerdasan akan mampu menjawab tantangan yang dihadapi di masyarakat. Saya berharap dan optimis dengan komitmen yang kuat dari kader-kader PKK akan mampu menjadi garda terdepan,” ujar Ali Mazi saat membuka kegiatan Jambore/Temu Kader PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (12/7/2023).
Jambore yang mengangkat tema bergerak bersama menuju kader tangguh untuk Sultra yang Jaya dan untuk Indonesia tumbuh, kata Ali Mazi merupakan isyarat bahwa sejatinya tim penggarak PKK Kabupaten/Kota sebagai ujung tombak dasawisma Kabupaten/Kota dan Provinsi, kemudian bersatu bersama sebagai mitra seluruh stakeholder yang ada.
“Semoga segala upaya yang telah kita lakukan dapat meningkatkan pemberdayaan kesejahteraan keluarga di daerah Sultra sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” tutur Ali Mazi.
Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi penyelenggaraan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sultra yang dinilai dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan yang pesat.
“Saya memberi penekanan kepada kader-kader PKK di semua jenjang agar mengambil peran dan memanfaatkan momentum ini dengan baik untuk menambah wawasan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mewujudkan visi gerakan pemberdayaan keluarga yaitu terwujudnya keluarga sehat, cerdas, beriman dan bertaqwa menuju Indonesia maju di tahun 2024,” tergas Ali Mazi.
Dikatakannya, tim penggerak PKK harus tampil dan mampu mengaktualisasikan diri untuk mengambil peran penting dalam upaya mendukung penyelenggaraan program pemerintah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Jadilah organisasi yang dapat bersinergi dan bermitra dengan pemerintah daerah dalam upaya mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya.
Laporan: Muh Sulhijah
 






