Kolaka, Sultrademo.co – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2027 yang digelar di Kabupaten Kolaka, Selasa (5/5/2026).
Forum ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan arah pembangunan yang terintegrasi, termasuk memastikan usulan Kota Kendari terakomodasi dalam kebijakan provinsi.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, dalam arahannya menekankan pentingnya perencanaan yang berbasis data dan bukan sekadar formalitas. Ia menegaskan bahwa seluruh usulan pembangunan mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan harus masuk dalam forum ini agar dapat dianggarkan.
“Kalau tidak terakomodir di Musrenbang, maka akan sulit ditindaklanjuti karena tidak masuk dalam perencanaan anggaran,” tegas Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan capaian makro pembangunan yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Sultra tahun 2025 tercatat sebesar 5,70 persen, sementara tingkat kemiskinan turun menjadi 10,14 persen.
Khusus untuk Kota Kendari, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencatatkan nilai tertinggi di provinsi yaitu 86,36, menempatkannya sebagai etalase pembangunan yang perlu terus ditingkatkan kualitasnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Siska menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kendari untuk menyusun program yang benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Perencanaan harus dimulai dari data yang akurat, sehingga program yang dijalankan mampu menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan terjadi sinergi kuat antara pemerintah provinsi dan daerah demi mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.











