Kendari, Sultrademo.co – Wakil Wali Kota Kendari Sudirman bersama Kepala BPS Kota Kendari Sultriawati Efendy dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual, Senin (13/7/2026).
Rapat yang berpusat di Ruang Rapat Wakil Wali Kota ini dipimpin langsung Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir dan diikuti pemerintah daerah se-Indonesia.
Rakor ini menjadi wadah sinergi pusat dan daerah sekaligus evaluasi perkembangan harga kebutuhan pokok guna merumuskan langkah strategis menjaga stabilitas ekonomi.
Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menekankan peran vital TPID dan pemerintah daerah dalam menjaga pasokan serta harga komoditas penyumbang inflasi.
Seluruh daerah diminta memperkuat koordinasi lintas sektor, bersikap antisipatif terhadap potensi kenaikan harga pangan, rutin memantau harga di pasar tradisional maupun modern, memastikan kelancaran distribusi, serta mengoptimalkan operasi pasar jika diperlukan. Langkah ini dinilai kunci menekan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menyatakan pihaknya siap menjalankan seluruh arahan pemerintah pusat.
“Melalui koordinasi erat bersama TPID dan instansi terkait, kami akan terus pantau perkembangan harga dan ambil langkah cepat jika terjadi gejolak di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Kendari Sultriawati Efendy memaparkan data indikator inflasi dan harga sejumlah komoditas strategis di Kota Kendari. Data ini menjadi acuan TPID menyusun kebijakan pengendalian inflasi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Kendari berharap sinergi pusat-daerah semakin kokoh demi menjaga stabilitas ekonomi, daya beli masyarakat tetap terjaga, pertumbuhan ekonomi meningkat, dan kesejahteraan warga terus terwujud.
 






