KONAWE UTARA, Sultrademo.co–Pemerintah Konawe Utara (Konut) melalui Kepala Kantor Agama (Kemenag) wilaya Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memberangkatkan 19 peserta menuju perhelatan akbar Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke-XXVI Tingkat Provinsi di Kota Kendari.
STQH Tingkat Provinsi ini akan berlangsung satu pekan, yang rencananya akan dimulai dari tanggal 02-07 April 2020 dengan melibatkan seluruh wilaya Kabupaten se-Sulawesi Tenggara.
Kepala Kantor Agama Konawe Utara (Konut) Muh Yusuf menuturkan sejauh ini pihaknya sudah menerima laporan dari pemerintah Konawe Utara (Konut) terkait kepanitian pendamping yang sudah dibentuk, juga sebanyak 19 peserta yang sudah disiapkan untuk mengikuti lomba STQH dari empat cabang lomba, yaitu Tilawa, Hifsil Qur’an, Tafsir dan Hadis.
“Jadi saya sudah menerima laporan dari Pemda Konut kalau kepanitian sudah di bentuk dan tim yang akan mengawal anak-anak kita nanti yang akan mengikuti STQH tingkat provinsi, sampai hari ini saya juga telah menerima laporan sebanyak 19 peserta yang sudah dipersiapkan untuk berkompetisi baik putra daerah yang berada di luar daerah maupun yang ada dalam lingkup Konawe Utara pada kegiatan STQH tingkat provinsi nanti dari empat cabang lomba,” kata Muh Yusuf. Rabu 24 Maret 2021 saat ditemui di ruang kerjanya.
Dia juga mengatakan kesiapan itu sudah mencapai seratus persen baik secara teknis maupun non teknis yang di buktikan degan keseriusan para peserta
Lanjut dia memaparkan, dari ke 19 peserta itu nantinya akan mengisi empat cabang lomba yang terbagi diantaranya, lomba tilawa sebanyak 4 orang 2 anak-anak dan dua dewasa, cabang hapalan sebanyak 10 orang mulai dari hapalan 1 jus, 5 jus, 10 jus, 20 jus, dan 30 jus masing-masing 2 orang, cabang tafsir 2 orang, dan terakhir lomba cabang hadist. Ada hadist 100 dan juga hapalan hadis 500 sebanyak 4 orang.
Rencananya, sebelum pemberangkatan para peserta akan dikumpulkan di kantor Kemenag Konut untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara intens dan akan berangkat bersama panitia pada tanggal 29 Maret, sebelum pembukaan tanggal 2 April mendatang.
“Semoga dalam pelaksanaan lomba nantinya para peserta bisa memaksimalkan lagi dalam berkompetisi minimal tidak sama penampilannya saat berkompetisi di kegitan STQH Konawe Utara yang baru di gelar, karena pada dasarnya ada beberapa lomba tingkat provinsi yang saya ikuti memiliki level persaingan yang sangat tinggi,” tutupnya. (AK)










