Kendari, Sultrademo.co – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mencatat tren peningkatan kinerja yang signifikan dalam dua tahun terakhir. Hal itu disampaikan Dekan FISIP UHO, Prof. Eka Suaib, saat memaparkan Capaian dan Isu Strategis Renstra 2020-2024 dalam Workshop Penyelarasan Rencana Strategis (Renstra) FISIP UHO 2025–2029 yang digelar di Hotel Horizon Kendari, Selasa (16/12/2025).
Dalam pemaparannya, Prof. Eka menyebut capaian kinerja FISIP UHO meningkat dari 57,90 persen pada 2024 menjadi 67,31 persen di tahun 2025. Tidak hanya itu, tingkat pencapaian target juga melonjak dari 113,35 persen menjadi 134,84 persen.
“Terjadi peningkatan kinerja fakultas yang konsisten dan terukur dari tahun 2024 ke 2025. Ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan kinerja yang kita bangun mulai berjalan lebih efektif,” ujar Dekan Fisip UHO.
Ia menjelaskan, capaian tersebut mencerminkan perubahan penting dalam tata kelola fakultas. Jika tahun 2024 menjadi fase konsolidasi dan pembenahan sistem, maka tahun 2025 menandai fase akselerasi dengan kinerja yang lebih matang dan terarah.
Prof. Eka mengungkapkan, tren positif terlihat dari semakin banyak indikator kinerja yang melampaui target di tahun 2025. Peningkatan signifikan terjadi pada penguatan kerja sama program studi, meningkatnya luaran dosen yang mendapat pengakuan eksternal, serta penerapan metode pembelajaran inovatif seperti case method dan project based learning.
“Implementasi program tidak lagi sebatas administrasi, tetapi mulai memberi dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran dan reputasi akademik,” jelasnya.
Meski demikian, Prof. Eka tidak menutup mata terhadap sejumlah area yang masih perlu penguatan. Ia menyoroti keterlibatan mahasiswa dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan capaian prestasi mahasiswa yang dinilai belum optimal. Selain itu, sertifikasi kompetensi dosen serta keterlibatan praktisi industri juga masih perlu didorong.
“Kolaborasi eksternal dan pendampingan harus kita perkuat agar capaian kinerja lebih seimbang dan berkelanjutan,” katanya.
Melalui penyelarasan Renstra 2025–2029, FISIP UHO akan menetapkan target kinerja yang lebih menantang (stretch target), dengan fokus pada indikator yang masih rendah tanpa mengabaikan indikator unggulan yang telah menjadi praktik terbaik fakultas.
“Kita ingin memastikan bahwa peningkatan ini tidak bersifat sementara, tetapi menjadi fondasi kuat bagi pengembangan FISIP UHO dalam lima tahun ke depan,” tutupnya.








