Komandan Lanal Kendari Resmi Berganti

  • Whatsapp

Kendari, (SultraDemoNews)- Komandan Lanal Kendari akhirnya resmi berganti, Rabu (14/3), melalui Serah Terima Jabatan (sertijab), Komandan Lanal Kendari, Kolonel Laut (P) Prio Budie Leksono, S.E.,M.M digantikan oleh Kolonel Laut (P) I Putu Darjatna.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI Laksana Pertama TNI, Yusup, S.E., M.M. dalam amanatnya mengatakan, sertijab merupakan wujud dinamika organisasi yang memiliki makna penting bagi kesinambungan kepemimpinan dalam melaksanakan manajemen organisasi sesuai peran, tugas, dan fungsi yang diemban.

Bacaan Lainnya

“Sertijab adalah proses pembinaan personel, guna mewujudkan kaderisasi kepemimpinan dan memberikan kesempatan kepada perwira terpilih, untuk mengembangkan kempampuan kepemimpinan dan Managerial diharapakan mampu menciptakan kondisi pembaharuan semangat maupun menyegarkan pemikiran melalui kemampuan ilmu pengetahuan,” tuturnya.

Pihaknya mengucapkan apresiasi yang tinggi atas segala upaya dan kerja nyata yang dilakukan oleh Kolonel Laut (P) Prio Budie Leksono, S.E.,M.M selama menjabat Komandan Lanal Kendari. Serta mengucapkan selamat datang kepada Kolonel Laut (P) Kolonel I Putu Darjatna.

“Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama ini. Saya berharap akan lebih sukses ditempat penugasan yang baru, dan kepada Kolonel Laut (P) Kolonel I Putu Darjatna selamat datang di Lanal Jajaran Lantamal VI serta selamat atas jabatan baru sebagai Komandan TNI Angkatan Laut Kendari,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Berdasarkan STR bernomor 128 tahun 2018, Danlanal Kendari yang lama, Kolonel Laut (P) Prio Budie Leksono dimutasi ke Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Seskoal). Di Seskoal Prio akan menjabat sebagai Direktur Pendidikan.Dan Pangkalan TNI Angkatan Laut Kendari akan dipimpin oleh Putu Darjatna.

Pangkalan TNI AL memiliki tugas menyelenggarakan dukungam tempur logistik, administrasi, dan dukungan khusus bagi unsur-unsur TNI Angkatan Laut serta melaksanakan operasi keamanan laut terbatas dan pemberdayaan potensi maritim.

Reporter. Aryani fitriana

Pos terkait