KPK dan TII Mampir di UHO, ini Tujuannya

  • Whatsapp

Kendari, (SultraDemoNews) -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Transparansi International Indonesia (TII) mampir di perguruan tinggi ternama di Sultra, Universitas Haluoleo (UHO), Kamis (20/12/2018).

Kehadiran kedua lembaga tersebut dalam rangka penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) antara
Transparansi Internasional Indonesia (TII) dan Universitas Haluoleo yang disaksikan langsung oleh KPK RI.

Bacaan Lainnya

MoU dimaksud yakni upaya pemberantasan korupsi dan perluasan integritas melalui pencegahan dan pengendalian konflik kepentingan di Universitas Haluoleo.

Sekjen TII Dadang Trisasongko mengungkapkan, sejalan dengan kerja sama dimaksud, pokja yang bakal dibentuk di kampus UHO itu diharapkan dapat mencegah tindakan korupsi serta membantu pihak pemberantasan korupsi dalam melakukan tugasnya.

“Sejalan dengan pokja yang akan dibentuk di kmpus UHO, akan sangat membantu pihak KPK dalam menjalankan tugasnya, karena di kampus-kampus sudah menerapkan pendidikan anti korupsi. Ini yang akan kita jadikan momentum sebagai upaya pencegahan terjadinya korupsi,” katanya.

Dilain pihak, Rektor Universitas Haluoleo, Muh. Zamrun pada kesempatan itu menjelaskan, MoU yang terbangun itu atas inisiasi UHO untuk melakukan kerjasama dalam hal meminimalisir terjadinya korupsi di wilayah Sultra.

“Kita di pihak univeristas bersinergi bersama dengan pemda, dan badan hukum untuk menyatukan pemikiran agar kasus- kasus korupsi di Indonesia khususnya Sultra bisa hilang, namun yang diutamakan adalah negara kesatuan kita tetap aman,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erlangga, juga mengaku, upaya pemberantasan dan penindakan yang dilakukan oleh KPK perlu dibantu oleh pihak-pihak tertentu, salah satunya perguruan tinggi sebagai lembaga akademisi.

“Pendidikan anti korupsi menjadi hal yang harus diprioritaskan dalam perguruan tinggi, sehingga disinilah terbentuk pencegahan, dengan adanya pendidikan anti korupsi di kampus-kampus, ini bisa menjadi contoh untuk pihak lain agar bersama-sama bersinergi mencegah terjadinya korupsi. Semoga kita selalu memiliki keinginan yang kuat untuk memberantas korupsi bersama-sama ” tutupnya.

Reporter : Anggun Karsila

  • Whatsapp

Pos terkait