Lantik 2.606 PPPK Paruh Waktu, Gubernur Sultra: ASN Melayani, Bukan Dilayani

Kendari, Sultrademo.co Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, melantik sebanyak 2.606 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemprov Sultra.

Pelantikan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin (29/12/2025).

Bacaan Lainnya
 

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada perwakilan tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga medis yang kini resmi berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Andi Sumangerukka menjelaskan, PPPK Paruh Waktu merupakan ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dengan sistem paruh waktu. Penghasilan mereka disesuaikan dengan ketersediaan anggaran daerah, mengacu pada UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

“PPPK paruh waktu adalah bagian dari ASN yang memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, meskipun bekerja secara paruh waktu, tanggung jawab yang diemban tetap besar,” ujar Andi.

Purnawirawan TNI dengan pangkat dua bintang ini menegaskan fungsi utama ASN sebagai pelaksana kebijakan, pelayan publik, serta perekat persatuan bangsa. Ia mewanti-wanti agar ASN bekerja profesional, netral, dan bersih dari KKN.

“ASN harus bekerja secara profesional, bebas dari intervensi politik, dan menjunjung tinggi nilai kejujuran serta etika dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andi menekankan bahwa SK yang diterima para pegawai adalah bentuk kepercayaan negara yang harus dijaga. Ia meminta mentalitas birokrasi yang priayi diubah menjadi mentalitas pelayanan.

“SK yang Saudara terima hari ini adalah amanah. Jagalah kepercayaan ini sebaik-baiknya dan buktikan bahwa Saudara layak menjadi ASN yang melayani masyarakat, bukan untuk dilayani,” ucap Gubernur.

Andi memaparkan empat komponen wajib yang harus dimiliki setiap ASN, yakni integritas moral, kompetensi, sikap adaptif dan responsif, serta kinerja optimal. Keempatnya dinilai menjadi kunci solusi bagi pembangunan daerah.

Menutup sambutannya, Andi menyatakan komitmennya untuk memperhatikan kesejahteraan ASN. Namun, ia meminta dukungan penuh dari jajarannya untuk menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Saya akan memperhatikan kesejahteraan PNS dan PPPK. Namun saya minta bantuan Saudara semua untuk menghindari kebocoran-kebocoran yang ada di setiap unit pemerintahan,” pungkasnya.

Laporan: Muhammad Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait