Menteri ATR Serahkan 3.166 Sertifikat Tanah Warga dan Pemda Koltim

  • Whatsapp

Koltim, (01/09/20) Sultrademo.co – Mentri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI, Sofyan A Djalil, menyerahkan 3.166 sertifikat tanah kepada masyarakat Koltim, Selasa (1/9) di Aula Pemda Koltim.

Sertifikat yang diserahkan tersebut, tersebar di Kecamatan Lambandia, merupakan tanah bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT. Sandabi Indah Lestari (SIL). Karena lokasi perusahaan sudah tidak diakui lagi, sehingga dikembalikan kepada negara. Selanjutnya negara melakukan reditribusi lokasi tersebut kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Sofyan menyampaikan, selain sertifikat atas HGU PT SIL ini, ada juga sertifikat tanah yang diberikan berdasarkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Dikatakan, penyerahan ribuan sertifikat tanah tersebut, sebagai bagaian dari program pemerintah melalui redistribusi tanah, dan PTSL yang bertujuan untuk mensertifikatkan tanah di seluruh Indonesia.

“Program tersebut juga bertujuan untuk menghindari adanya konflik da. sengketa tanah di masayarakat,” ujarnya.

Sesuai perintah Presiden, tahun 2025 seluruh tanah di Indonesia sudah tersertifikat.

“Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Kolaka Timur yang telah mewujudkan program pemerintah tersebut,” ujar Sofyan.

Selain menyerahkan sertifikat tanah pada masyarakat, Sofyan juga menyerahkan sertifikat tanah milik Pemda Koltim dan sertifikat tanah untuk Bendungan Ladongi.

Sofyan berpesan agar masyarakat memanfaatkan sertifikat ini dengan baik. Misalanya, menjadikan jaminan pinjaman ke bank untuk modal usaha.

“Tapi ingat, pinjaman tersebut bisa dikembalikan jangan sampai sertifikat tanahnya melayang gara-gara pinjaman itu,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Koltim Tony Herbiansyah mengatakan, ke 3.166 sertifikat tanah ini, 2.600 sertifikat tanah milik masyarakat, sisanya merupakan sertifikat tanah Pemda dan Bendungan Ladongi.

Tony menargetkan, dua tahun kedepan, sebanyak 17 ribu persil tanah di Koltim seperti yang disampaikan, Kepala Pertanahan Sultra, sudah bersertifikat.

“Untuk tanah Pemda, 125 persil di APBD perubahan sudah selesai,” ungkapnya.

Laporan : Muh.Ichwanul Abdillah

Pos terkait