Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan secara bersamaan melakukan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) di masing-masing Daerah Pemilihan (DAPIL) untuk melihat secara langsung hasil kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan Tahun Anggaran 2020.
Monev ini dilakukan pertama kali sejak memasuki Tahun 2021.
Beberapa hal pokok yang menjadi perhatian DPRD dalam pelaksanaan Monitoring diantaranya adalah Realisasi dari Program Kerja Proyek Fisik dan Non Fisik yang telah di anggarkan melalui Dana APBD, APBN maupun Dana Desa (DD).
Sehingga dengan turun langsung kelapangan dapat mengetahui program tersebut dianggap tepat pelaksananaanya atuu tidak.
Tentu saja pelaksanaan Monev sebagai upaya melaksanakan amanat Undang-undang sesuai tugas fungsi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Konawe Selatan, yakni dengan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pembangunan pemerintah daerah.

Monev Dewan mulai berlangsung sejak Jumat (2-7-2021) dan berakhir kamis (8-7-2021). Adapun Catatan-catatan penting Anggota DPRD selama pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke empat (4) Dapil”
Di Kecamatan Andoolo, Tinanggea, dan buke (Dapil I) anggota DPRD Konsel telah melakukan pemantauan dan pemerikasaan infrastruktur.
Hasilnya DPRD menemukan beberapa pekerjaan yang tidak maksimal seperti Pembangunan Talud dan Paving Blok Pusat Kuliner, lantai rusak sebelum dimanfaatkan (tegel lantai pecah).
Tidak hnya itu, saat memeriksa beberapa pembangunan di Tinggea, ditemukan juga pembangunan gedung puskesmas Tinanggea dan pembangunan rumah dinas puskesmas tinanggea rusak parah.

Kondisinya pemasangan batu alamnya lepas, pintu menuju ruang UGD rusak, tembok ruangan UGD retak, Plafon ruang dapur rusak akibat rembesan air.
Selain itu, saluran sekunder bendungan watu mokala jebol, kapasitas pengairan bendungan watu mokala 900 hektar yang terealisasi hanya 200 Hektar.
Selanjutnya Di Kecamatan Mowila dan Landono (Dapil II) DPRD Konsel juga telah melakukan penelusuran dan pengawasan terhadap pembangunan fisik tahun 2020.
Dimana telah ditemukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak tuntas seperti pembangunan Kolam Air Tawar di Desa Monapa Mowila. Infrastruktur Jalan Tani desa Muliasari Mowila. Serta BPP Kecamatan Landono ditemukan beberapa Item yang dikerjakan asal-asalan.

Lain halnya di Kecamatan Moramo, Moramo Utara dan Kolono (Dapil IV) yang beberapa pembangunan nya telah selesai dengan baik seperti Pembangunan Rumah Dinas Puskesmas Lalowaru, Pengaspalan Jalan Ruas Desa Tanjung Tiram, Rehabilitasi Kantor Kecamatan Kolono.
DPRD Konsel tentu mengapresiasi pembangunan tersebut, tidak ditemukannya kejanggalan dan kerusakan pada bangunan baru menunjukan proses pekerjaan yang baik dan telah memenuhi standar pekerjaan sesuai amanat undang-undang.
Adapun pembangunan yang mendapatkan catatan tambahan dari DPRD Dapil IV ini yaitu seperti pembangunan Box Culvert Ruas Sumber Sari-Ulusena perlu perbaikan penimbunan bahu jembatan.

Pembangunan jalan usaha tani Desa Sumber Sari Rusak/tidak bisa dilewati kendaraan serta Pembangunan Drainase Desa Wawondengi kecamatan Moramo masih kurang lebih 80 M belum dikerja.
Beberapa temuan pembangunan yang tidak baik itu telah didokumentasi dan dicatat oleh DPRD Konsel sesuai dapil masing-masing.
Hasil Monev ini ditindak lanjuti DPRD Konsel dengan memberikan catatan perbaikan dan pembenahan, sekaligus menjadi rekomendasi DPRD atas perubahan dan upaya penysusunan program yang lebih tepat sasaran dan asas manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat kabupaten Konawe Selatan
 






