Pasca Pandemic Covid-19, Hipmi Dorong Pemerintah Kembali Buka Keran Ekspor

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Virus Corona ( Covid-19) yang saat ini terjadi membuat kelumpuhan ekonomi yang begitu besar secara global khususnya di Indonesia persoalan ini tentu menjadi bumerang bagi para pengusaha baik di sektor industri maupun pada sektor tambang.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Bidang Organisasi Kepengurusan dan keanggotaan (OKK) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kolaka timur ( Koltim) Andi Muhammad Hasgar menyampaikan Pada sektor tambang sejumlah penambang baik yang berskala nasional, maupun lokal mengalami banyak kerugian ekonomi karena harus menanggung banyak beban biaya.

Bacaan Lainnya

“pada pengusaha tambang tentunya juga ini berpengaruh besar terhadap tenaga kerja yang ada,”Ujar Andi

Menurutnya untuk menyikapi persoalan ini kita baiknya mendorong kembali pemerintah pasca pandemic covid 19, agar kembali membuka kerang ekspor baik untuk penambang middle up maupun middle low.

“saya berharap agar pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mencari solusi terbaik, lanjut Andi Muhammad Hasgar tentunya melibatkan para pengusaha khususnya pengusaha tambang nikel tentunya para Asosiasi yang, menghimpun terkait pertambangan dan industri harus menjadi bagian dari garda terdepan mendorong kembali dibukanya kuota ekspor khususnya agar adanya kemudahan bagi pengusaha tambang,”terang Andi Muhammad Hasgar melalui via telpon kepada Sultrademo.co, Rabu (1/3/2020)

Andi menambahkan tentunya saat ini kita harus membantu dan mendukung pemerintah agar bisa menyelesaikan persoalan Virus Corona (covid 19), secepatnya agar masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitasnya seperti biasa tentunya perbaikan ekonomi baiknya ini harus difikirkan bersama semua kalangan baik dari pemerintah, pengusaha dan Asosiasi.

“fokus terhadap industri dan pertambangan pasca pandemic covid 19 serta perbaikan ekonomi sangat penting terlebih terhadap perbaikan kondisi ekonomi sosial atau kerakyatan pasca pandemic Corona atau covid 19,”pungkasnya

Ilfa

  • Whatsapp

Pos terkait