PDAM Sakit Keras, Warga Metro Keluhkan Pelayanan Air Bersih

Ketgam : Wali Kita Kendari Saat dimintai Keterangan Oleh Awak Media, Rabu, (29/9/2021)

Kendari, Sultrademo.co – Warga metro kembali menuntut Wali Kota Kendari untuk memperbaiki layanan air bersih sekaligus mengevaluasi kinerja Direktur PDAM Kota Kendari.

Hal ini terjadi dikarenakan, sejumlah warga Kota Kendari geram dengan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari. Pasalnya, air bersih yang diharapkan seluruh warga sudah hampir sepekan tak mengalir.

Bacaan Lainnya

Sala seorang pelanggan air bersih PDAM, Budi (40) yang tinggal di Malik Raya Kendari mengaku sudah sepekan lebih air tak mengalir dirumahnya. Akibatnya, ia terpaksa menggunakan jasa air tower untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Kami juga pelanggan, tidak pernah telat bayar iuran. Harusnya sebanding dengan pelayanan yang diberikan. Tapi ini sudah satu minggu lebih tak kunjung mengalir,” ujar Budi.

Budi mengungkapkan, alasan air tak mengalir, berdasarkan informasi petugas yang mencacat meteran, karena mesin yang digunakan untuk menyuplai air kerumah warga hanya satu mesin. Yang diperparah mesin yang digunakan sudah tua dan sering mengalami kerusakan akibat beroperasi tanpa henti.

“Pelayanan PDAM kepada pelanggan tidak manusiawi. Kita pelanggan punya hak mendapatkan air bersih. Masa dibohongi terus menerus. Mesin pemberian Walikota dan Gubernur dimana,” tanya Budi.

Menanggapi hal tersebut Wali Kota Kendari, H Sulkarnain mengakui, bahwa pelayanan air bersih masih jauh dari harapan. Bahkan menurutnya, PDAM Kendari saat ini sedang sakit keras karena sarana dan prasarana penyediaan air bersih sudah tidak layak untuk beroperasi. Mulai dari instalasi, intake, dan mesin yang sudah tua.

“Kami harap masyarakat untuk bersabar. Saat ini kami sedang berusaha membangun SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) di Desa Tabanggele, Konawe. Kita masih tunggu izin dari pemda setempat. Jika sudah tuntas akan segera kita bangun dan kami pastikan pelayanan air bersih bisa normal kembali,” terang Sulkarnain, Rabu (29/9/2021)

Sementara Direktur PDAM Kendari, Damin saat dikonfirmasi soal tuntutan warga akan layanan air bersih, dirinya tak memberikan penjelasan dan langsung mematikan ponselnya.

 

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait