Pemkab Buteng dan Kejari Buton Gelar Bakti Sosial Terpadu di Desa Lolibu

Buton Tengah, Sultrademo.co – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) bersama Kejaksaan Negeri Buton menggelar bakti sosial terpadu di Desa Lolibu, Kecamatan Lakudo, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Bakti sosial menghadirkan sejumlah layanan gratis bagi masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, khitanan massal, pelayanan administrasi kependudukan, kepastian hukum pertanahan, bedah rumah tidak layak huni, hingga penyaluran bantuan sosial bagi kelompok rentan.

Kegiatan dihadiri Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si., Wakil Bupati Muh. Adam Basan, S.Sos., Kepala Kejaksaan Negeri Buton Sterry Fendi Andih, S.H., M.H., Ketua TP-PKK Buteng Umi Noranah Azhari, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Ny. Lady Sterry Andih, S.Pd., serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Buteng.

Pada sektor kesehatan, masyarakat mendapatkan pemeriksaan secara gratis yang melibatkan tenaga medis Dinas Kesehatan serta dokter spesialis dari RSUD Buton Tengah.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan khitanan massal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemkab Buteng turut menghadirkan layanan administrasi kependudukan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), termasuk perekaman dan penerbitan KTP elektronik (E-KTP).

Bantuan sosial juga diberikan kepada sejumlah kelompok rentan, di antaranya Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), anak terlantar, serta anak yang terindikasi stunting.

1.500 Sertifikat Tanah Gratis Ditargetkan Terbit

Di bidang pertanahan, kegiatan ditandai dengan penyerahan secara simbolis 10 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan ditargetkan mampu menerbitkan sebanyak 1.500 sertifikat tanah secara gratis bagi masyarakat Buton Tengah.

Selain kepastian hukum atas tanah, Pemkab Buteng juga menjalankan program bedah rumah bagi masyarakat yang menempati rumah tidak layak huni.

Program tersebut didukung melalui dana aspirasi masyarakat dan diarahkan untuk membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal warga.

Pelaksanaan bakti sosial melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah dan instansi terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dukcapil, Dinas Perumahan dan Tata Ruang, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, RSUD Buton Tengah, serta Inspektorat.

Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Buteng dan Kejaksaan Negeri Buton dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, bakti sosial terpadu menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah bersama institusi penegak hukum dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Momentum peringatan kemerdekaan dan hari lahir Kejaksaan RI menjadi pengingat bahwa esensi semangat perjuangan adalah menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat,” ujar Azhari.

Ia berharap kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat terus diperkuat sehingga pelayanan pemerintah tidak hanya berlangsung di kantor, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Buton Tengah dan Kejari Buton menunjukkan bahwa momentum peringatan kemerdekaan dan Hari Lahir Kejaksaan dapat diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Muhammad Sulhijah

Pos terkait