Konawe, Sultrademo.co – Bupati Konawe H. Yusran Akbar secara resmi meresmikan Rumah Pendidikan dan Keterampilan (RPK) PKK di Kelurahan Sendang Mulyasari pada Kamis (17/9/2026). Fasilitas ini dihadirkan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan pendidikan, pengolahan keterampilan, peningkatan kreativitas, serta pengembangan potensi ekonomi lokal.
Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Konawe, Ketua Bhayangkari Kabupaten Konawe, Ketua DPRD Kabupaten Konawe, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kader PKK, hingga masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Yusran mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dan kader PKK dalam merealisasikan pusat kegiatan tersebut. Ia berharap RPK dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menggembleng kemampuan warga.
“Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya kader PKK, untuk mengembangkan pendidikan, keterampilan, dan kreativitas guna menopang perekonomian keluarga,” ujar Yusran.
Diterapkan Bertahap di 28 Kecamatan
Yusran menegaskan bahwa program Rumah Pendidikan dan Keterampilan ini tidak berhenti di Sendang Mulyasari saja, melainkan akan dikembangkan secara bertahap di seluruh 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Konawe.
Selain menjadi pusat pelatihan dan pendidikan, RPK PKK juga disiapkan untuk mendukung program pelestarian lingkungan. Salah satu fokus dasarnya adalah pengelolaan dan daur ulang sampah rumah tangga menjadi barang kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yang nantinya dapat dipasarkan melalui Dekranasda Kabupaten Konawe.
Dalam kesempatan yang sama, Yusran mendorong Kelurahan Sendang Mulyasari agar menjadi kelurahan percontohan yang bersih, asri, dan harmonis. Mengingat latar belakang masyarakat Sendang Mulyasari yang beragam, ia berpesan agar sikap toleransi dan kerukunan antarwarga senantiasa dijaga.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, kader PKK, dan masyarakat dalam memajukan sektor UMKM, seni, budaya, serta potensi lokal lainnya. Kegiatan atau ajang daerah dinilai sebagai peluang emas untuk menarik kunjungan dari luar wilayah sekaligus membuka pasar produk lokal.
“Kami mengajak seluruh masyarakat dan kader untuk mulai mempersiapkan berbagai produk unggulan daerah yang nantinya akan kita tampilkan dalam ajang Expo Inovasi Daerah pada November mendatang,” pungkas Yusran.
 






