Konawe, Sultrademo.co – Bupati Konawe H. Yusran Akbar secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di ICP Konawe pada Sabtu (5/9/2026). Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Konawe guna memelihara keterjangkauan harga bahan pokok serta menjaga daya beli masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota dan Ketua Komisi II DPRD Sultra, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, jajaran Forkopimda Konawe, Sekda Konawe, pimpinan OPD, serta perwakilan BPS dan Bulog.
Dalam sambutannya, Yusran menyampaikan bahwa GPM merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta mengendalikan laju inflasi daerah. Ia meminta masyarakat untuk tenang dan berbelanja secara bijak tanpa perlu melakukan aksi borong berlebihan.
“Ketersediaan pangan harus ditata dengan baik agar dapat terdistribusi secara merata. Pemerintah akan terus memantau pergerakan harga di pasar serta mencegah praktik penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan warga,” tegas Yusran.
Yusran menekankan bahwa ketahanan pangan daerah tidak sekadar berfokus pada stabilitas harga, tetapi juga penguatan dari sisi produksi pertanian. Ia mengapresiasi pelaksanaan program cetak sawah rakyat dan penanaman padi di Kecamatan Lambuya sebagai wujud pemanfaatan potensi lahan dan sumber daya air daerah.
Di sisi lain, mengingat kondisi cuaca yang cenderung kering, ia mengingatkan warga untuk bersama-sama menjaga ekosistem kawasan aliran sungai serta menghindari aktivitas pembersihan lahan dengan cara dibakar.
Dalam kesempatan itu, Yusran turut memaparkan capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe yang berhasil menembus angka 14,94 persen, menempatkan Konawe di peringkat keempat secara nasional.
Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa tingginya angka pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Keberhasilan pembangunan ini merupakan buah dari sinergi seluruh pemangku kepentingan di Konawe,” pungkasnya.
 






