Kendari, Sultrademo.co – Upaya mendorong pelaku usaha dan generasi muda agar lebih siap menghadapi era ekonomi digital terus dilakukan Pemerintah Kota Kendari. Salah satunya melalui kegiatan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Pemasaran Digital dengan Kecerdasan Buatan (AI) Batch XXI yang resmi dibuka di Universitas Mandala Waluya, Senin (15/12/2025).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pemasaran bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha agar mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
“Perubahan teknologi berjalan sangat cepat. AI kini menjadi alat strategis yang dapat membantu pelaku usaha meningkatkan efektivitas pemasaran, memperluas jangkauan pasar, dan menciptakan inovasi produk maupun jasa,” ujarnya.
Sebanyak 35 peserta mengikuti pelatihan ini, yang terdiri dari pelaku UMKM, mahasiswa, serta masyarakat umum yang tertarik mengembangkan usaha berbasis digital. Mereka dibekali berbagai materi, mulai dari pengenalan dasar AI dalam pemasaran, riset pasar dan penyusunan buyer persona, pembuatan konten teks, gambar, dan video berbasis AI, hingga optimasi kampanye digital serta analisis data pemasaran.
Pelatihan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Kendari, BBPSDMP Kominfo Makassar, dan Universitas Mandala Waluya. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu melahirkan wirausaha digital yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Melalui DEA Batch XXI ini, Pemerintah Kota Kendari berharap para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menyusun rencana aksi dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha masing-masing. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Kendari.








