Pemprov Sultra Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi

Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (15/1/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Sultra melalui platform Zoom Meeting.

Bacaan Lainnya
 

Rakor tersebut dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir, dengan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, Kantor Staf Presiden, dan Perum Bulog.

Plt Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menyampaikan apresiasi atas koordinasi intensif yang telah dilakukan pemerintah pusat dan daerah. Ia menyebutkan, hasil dari 112 pertemuan sejak September 2022 membuahkan hasil positif dengan menurunnya inflasi nasional.

“Hasil kerja sama ini terbukti efektif, dengan inflasi nasional pada Desember 2024 mencapai 1,57 persen secara year-on-year (YoY), pencapaian terbaik sejak kemerdekaan,” ujar Tomsi.

Data BPS menunjukkan, inflasi sepanjang 2024 tercatat 1,57 persen YoY. Angka tersebut berada di batas bawah target inflasi nasional yang ditetapkan sebesar 1,5-3,5 persen. Pencapaian ini lebih rendah dibandingkan inflasi 2023 yang mencapai 2,61 persen YoY.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengungkapkan, meskipun inflasi tahunan menurun, terdapat kenaikan inflasi bulanan pada Oktober hingga Desember 2024.

Pada Desember, inflasi tercatat sebesar 0,44 persen dengan kontribusi terbesar berasal dari komponen inti (1,44 persen), diikuti harga yang diatur pemerintah (0,11 persen) dan komponen bergejolak (0,02 persen).

Hingga minggu kedua Januari 2025, Indeks Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan kenaikan di 36 provinsi. Komoditas utama yang memengaruhi kenaikan harga meliputi cabai rawit, cabai merah, dan daging ayam ras.

Dalam pemaparannya, BPS mencatat beberapa tren harga komoditas hingga pertengahan Januari 2025. Harga cabai merah naik 34,55 persen dibandingkan Desember 2024, meski masih berada dalam rentang Harga Acuan Penjualan (HAP).

Sementara itu, harga telur ayam ras meningkat 3,41 persen dan minyak goreng naik 0,85 persen, keduanya tercatat melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Perwakilan Pemprov Sultra yang hadir dalam rakor melibatkan berbagai instansi, seperti BPS, Balai Karantina, Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, dan Biro Perekonomian. Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, langkah pengawasan harga diharapkan dapat menjaga stabilitas inflasi di masa mendatang.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Arini Triana Suci Rahmadani
Editor: Muhammad Sulhijah

Pos terkait