Pemprov Sultra Matangkan Persiapan Sambut Wisatawan Saat Libur Nataru

Kendari, Sultrademo.co — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pariwisata terus mempersiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Belli, mengatakan bahwa upaya ini merupakan tindak lanjut atas pedoman dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Bacaan Lainnya
 

“Kami telah menginstruksikan seluruh kabupaten dan kota untuk memerhatikan kebersihan, kelengkapan fasilitas, serta kondisi infrastruktur di destinasi wisata. Hal ini penting untuk menjamin keselamatan wisatawan, terutama mengingat potensi cuaca ekstrem yang sering terjadi di akhir tahun,” kata Belli, Jumat (29/12/2024).

Belli menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi langsung ke sejumlah destinasi utama, khususnya di Kolaka dan Kolaka Utara. Fokus inspeksi ini adalah memastikan kesiapan pengelola wisata, terutama di destinasi pesisir yang rawan terdampak ombak tinggi.

“Kami tidak ingin ada korban jiwa akibat kurangnya kesiapan menghadapi cuaca ekstrem. Oleh karena itu, pengelola wisata kami minta untuk lebih siaga dan memperhatikan keselamatan pengunjung,” ujarnya.

Belli optimistis bahwa Sultra akan mencatat peningkatan pergerakan wisatawan Nusantara pada tahun ini. Targetnya adalah mencapai 13,1 juta pergerakan wisatawan, naik dari capaian tahun lalu sebesar 11,1 juta.

“Hingga Oktober 2024, kami sudah mencatat 10,8 juta pergerakan wisatawan. Dengan lonjakan kunjungan yang biasanya terjadi pada November dan Desember, kami yakin target tersebut akan tercapai,” ungkapnya.

Salah satu upaya yang mendukung pencapaian target ini adalah perbaikan infrastruktur, termasuk peningkatan jalan dari Kolaka ke Kolaka Utara. Jalan yang sebelumnya memakan waktu perjalanan lebih dari tujuh jam kini bisa ditempuh dalam 5,5 hingga enam jam.

“Akses yang lebih baik ini terbukti menarik lebih banyak wisatawan ke destinasi-destinasi unggulan di wilayah tersebut,” kata Belli.

Selain peningkatan kunjungan, Dinas Pariwisata Sultra juga berharap libur Nataru akan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Sektor perhotelan, kuliner, dan penjualan oleh-oleh diproyeksikan mengalami pertumbuhan pesat selama musim liburan.

“Dengan akses yang semakin baik, manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat juga akan meningkat. Hal ini sejalan dengan tujuan kami menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi di Sulawesi Tenggara,” tutupnya.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Arini Triana Suci Rahmadani
Editor: Muhammad Sulhijah

Pos terkait