Penambang di Morosi Sebut PT. VDNI Lakukan Kejahatan Ekonomi

  • Whatsapp

Kendari, SultraDemoNews- Beberapa perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe sebut PT Virtue Dragon Nickel Industry(VDNI) melakukan kejahatan ekonomi terhadap perusahaan tambang yang operasi di wilayah VDNI.

Salah seorang penambang yang enggan menyebutkan identitasnya membeberkan, beberapa perusahaan yang melakukan aktivitas pertambangan di wilayah PT VDNI harus melalui kontrak jual beli dengan PT Minresources International, sedang harga  per metrik ton (MT) yang diperoleh jauh di bawah harga yang seharusnya diterima.

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, pihaknya melakukan aktivitas pertambangan ore nikel di wilayah VDNI dengan nilai kontrak USD18 per MT melalui manager atau pihak Minresources milik Budi Suprianto.

Sementara itu, harga beli yang dibayarkan di pabrik PT VDNI yang beroperasi di Morosi yakni senilai USD29,5. Sehingga ada selisih harga yang cukup jauh.

“Baru kita tidak bisa bekerja sama langsung dengan pabrik, harus melalui perusahaannya Rudi Rusmadi yang sekarang ditekturnya pak Budi,” katanya.

Sementara itu, salah seorang rekannya membeberkan bahwa General Manajer PT VDNI, Rudi Rusmadi juga melakukan permainan harga. Sebab berdasarkan data yang dimilikinya, harga beli ore yang dibayarkan oleh pabrik VDNI di pusat itu senilai USD32 per MT.

“Sementara di pabrik virtue yang di Morosi itu mebayar per metrik tonnya, itu senilai USD26,” ujar orang yang enggan menyebutkan namanya ini.

Kehadiran PT Minresources International yang menjadi perantara antara para penambang dengan pabrik PT VDNI dinilai sangat merugikan. Sebab, jika para penambang bisa bekerja sama langsung dengan pabrik, tentunya harga yang mereka peroleh jauh lebih tinggi.

“Ini adalah kejahatan ekonomi. Rudi melakukan “perusahaan dalam perusahaan” namun disinyalir tau sama tau dengan Andrew pemilik VDNI. Memang secara langsung negara tidak dirugikan, tapi kita sebagai penambang sangat dirugikan dengan itu,” pungkasnya.(AK)

  • Whatsapp

Pos terkait