Pengurus DPD Partai Demokrat Sultra Daftar Bacaleg DPRD di Muna

Pengurus DPD Partai Demokrat Sulawesi Tenggara, La Ode Muhamad Isdar. (Istimewa)

Muna, Sultrademo.co –Wakil Ketua Badan Doktrin, Pendidikan dan Penelitian Daerah (BADIKLAT-DA) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Muhamad Isdar maju sebagai bakal calon anggota DPRD Kabupaten Muna. Isdar mengaku siap ‘birukan’ bursa caleg DPRD pada Pemelilu 2024 mendatang.

Isdar mengatakan, Demokrat mengusungnya untuk ikut berkontestasi di Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Muna, meliputi Kecamatan Lasalepa, Napabalano, dan Towea. Mantan Ketua BEM Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo ini pun tak menyia-nyiakan tawaran berlaga di ajang lima tahunan tersebut.

Bacaan Lainnya

Sesungguhnya, bukan hanya Isdar yang di usung oleh Partai Demokrat, tetapi juga bacaleg lain yang memiliki berbagai latar belakang. Mereka disiapkan untuk bertarung pada pemilihan elektoral ini dan dilebur di masing-masing Dapil, mulai dari pengusaha, tokoh pemuda, mantan birokrat hingga mantan aktifis sperti halnya Isdar yang dipilih oleh Demokrat. Tak tanggung-tanggung Demokrat pun menargetkan 8 kursi pada picaleg 18 Februari 2024 mendatang.

Isdar yang saat ini juga sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Satuan Pelajar Mahasiswa Pemuda Pancasila Muna Barat (Mubar) ini menuturkan, walaupun dirinya tercatat sebagai Pengurus DPD Demokrat Sultra tetapi lebih memilih untuk berkompetisi di Dapil II Kabupaten Muna. Sebab kata dia, wilayah tersebut merupakan tempat tumbuh dan kembangnya untuk menghabiskan masa kecil hingga remaja.

“Yang paling pokok dan fundamental adalah panggilan nurani serta dukungan dan permintaan keluarga besar yang ada di wilayah Dapil II, sehingga menjadi motivasi yang besar ikut serta berkompetisi di wilayah Lasalepa, Napabalano dan Towea, ujar Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini, Ahad 28 Mei 2023.

Menurut Isdar, Pemilu serentak khususnya DPRD Kabupaten/Kota adalah pesta rakyat, olehnya itu dia berpesan agar masyarakat dapat memilih calon wakilnya yang akan benar-benar mengedepankan kepentingan masyarakat banyak, hal itu dapat dilihat dari track record setiap Caleg.

“Berbeda pilihan politik adalah hal yang biasa, berbeda pendapat dan pandangan dalam masyarakat adalah Sunatullah, mari berkompetisi dengan sikap-sikap yang saling menghargai tanpa menjatuhkan kontestan yang lain, mari selalu menjaga falsafah hidup dan prinsip orang tua kita, Dopomasi-masigho, dopopia-piara bhe dopoangka-angka tau (saling menyayangi, saling menjaga dan saling menghargai),” Tutup Koordinator Divisi Pendidikan dan Pengembangan SDM KAHMI Mubar ini.

Laporan: Pitra

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait