Muna, Sultrademo.co – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Raha Periode 2026–2027 M resmi dilantik dalam prosesi yang digelar di kawasan Wisata Puncak Wakila, Kabupaten Muna, Minggu (12/7/2026).
Pelantikan yang mengusung tema “Optimalisasi Peran HMI sebagai Organisasi Perjuangan dalam Merespons Problematika Kedaerahan” itu menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen HMI Cabang Raha untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Acara tersebut dihadiri Bupati Muna Bachrun, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Muna, jajaran MD KAHMI Muna dan Muna Barat, FORHATI, alumni HMI, serta perwakilan organisasi kepemudaan, di antaranya GMNI dan PMII.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan kepengurusan, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan oleh perwakilan Pengurus Besar (PB) HMI.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Umum HMI Cabang Raha, L.M. Idul Rahim menegaskan kepengurusan baru akan berupaya menjadikan HMI sebagai organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan yang menjadi identitas organisasi.
Menurutnya, HMI harus mampu mengambil peran sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.
“HMI tidak boleh hanya menjadi organisasi yang sibuk dengan dinamika internal. HMI harus mampu melahirkan gagasan, melakukan pengabdian, dan menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kepengurusan ini berkomitmen membangun organisasi yang progresif, inklusif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai perjuangan HMI,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk memperkuat tradisi intelektual, solidaritas, dan semangat pengabdian agar HMI tetap relevan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Muna.
Sementara itu, Bupati Muna Bachrun mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap HMI terus melahirkan gagasan dan kritik konstruktif yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah.
Menurut Bachrun, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan melalui pemikiran, inovasi, dan kontrol sosial.
“HMI telah melahirkan banyak tokoh bangsa yang berkontribusi di berbagai bidang. Saya berharap tradisi intelektual tersebut terus dijaga dan dikembangkan. Pemerintah Kabupaten Muna siap bersinergi dengan HMI dalam membangun daerah melalui ide, kritik yang membangun, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Pelantikan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara kader, alumni, dan berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Muna. Kehadiran KAHMI, FORHATI, GMNI, PMII, serta berbagai elemen lainnya mencerminkan semangat kolaborasi antarpemuda dalam mendukung pembangunan daerah.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, HMI Cabang Raha diharapkan semakin memperkuat fungsi kaderisasi, menjaga tradisi intelektual, serta menghadirkan kontribusi nyata dalam merespons berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Muna.






