Kendari, Sultrademo.co – Peluncuran KendariKota-CSIRT oleh Pemerintah Kota Kendari merupakan bagian dari upaya nasional dalam memperkuat keamanan siber di sektor pemerintahan, berkat inisiatif Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Peluncuran ini merupakan langkah awal yang akan dilanjutkan dengan pembentukan struktur organisasi Tim Tanggap Insiden Siber di lingkup pemerintah daerah, melaksanakan pelatihan teknis dan sertifikasi, workshop manajerial, serta cyber security drill. Selain itu, pembinaan dan peningkatan penilaian Tingkat Maturitas Pengelolaan Insiden (TMPI) juga akan menjadi fokus, dengan target mencapai level 5.
Dalam acara ini, 33 perwakilan dari berbagai daerah, instansi pusat, dan perguruan tinggi bersama-sama meluncurkan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) tahap IV.
Kepala BSSN, Letjen (Purn) Hinsa Siburian, menekankan pentingnya pembentukan CSIRT di setiap daerah untuk melindungi sistem elektronik dan layanan publik dari ancaman siber yang semakin kompleks.
Hal ini bertujuan memastikan sistem di tingkat lokal dan nasional tetap aman dari serangan yang berpotensi merusak atau mencuri data.
KendariKota-CSIRT akan berperan penting dalam menjaga keamanan digital di Kota Kendari, terutama dalam menjaga kelangsungan layanan publik dari gangguan siber.
“Tim Tanggap Insiden Siber yang kita luncurkan hari ini akan bertugas untuk memastikan bahwa sistem elektronik di kabupaten, kota, kementerian, lembaga, dan perguruan tinggi berfungsi dengan aman dan tidak terancam serangan siber. Ancaman ini nyata dan sangat teknis, bisa merusak, mencuri data, serta men-sabotase sistem elektronik penting,” ungkap Kepala BSSN Letjen (Purn) Hinsa Siburian, Kamis (10/10/2024).
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Dr. Nismawati, menegaskan komitmen ini, dengan fokus pada pengamanan infrastruktur digital dan sistem elektronik Pemkot Kendari.
Langkah ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang yang mencakup pembentukan struktur CSIRT, pelatihan teknis, sertifikasi, serta penilaian Tingkat Maturitas Pengelolaan Insiden (TMPI), dengan target mencapai level 5.
“KendariKota-CSIRT akan memainkan peran krusial dalam melindungi infrastruktur digital, pengamanan data informasi dan memastikan bahwa sistem elektronik di Pemkot Kendari tetap aman. Di tengah meningkatnya ancaman siber, kami berkomitmen untuk menjaga agar pelayanan publik tidak terganggu dan dapat terus berjalan dengan baik,” ungkap Kadis Kominfo Nismawati.
Sedang Dr. Sulistyo, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, selaku ketua panitia pelaksanaan, menyampaikan, pembentukan CSIRT bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan siber di setiap sektor pemerintahan.
“ Selain itu, kami ingin mendorong pentingnya kolaborasi dan sinergi antar tim tanggap insiden di berbagai sektor, guna memperluas cakupan dalam menghadapi ancaman siber. Peluncuran bersama ini diharapkan mampu memberikan persepsi yang sama dalam pembentukan dan pembinaan penanganan insiden, sehingga setiap sektor dapat saling mendukung dan menguatkan dalam menghadapi ancaman siber,” ujar Dr. Sulistyo.
Laporan : Hani
Editor : UL







