Kendari, Sultrademo.co – Pj Wali Kota Kendari, Parinringi, bersama Wakil Wali Kota Kendari terpilih, Sudirman, turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan 26 rumah di TPA Puuwatu, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, pada Jumat malam (14/2).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.43 WITA ini menyebabkan 52 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.
Dalam kunjungannya, Parinringi menyampaikan bahwa pemerintah akan segera menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk membahas langkah-langkah penanganan pasca-kebakaran.
“Kami akan memastikan bantuan segera disalurkan kepada warga terdampak serta mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Terpilih, Sudirman, turut menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah ini dan berharap proses pemulihan dapat berjalan cepat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari, Junaidin Umar, mengungkapkan bahwa kebakaran menghanguskan 26 kopel rumah yang mayoritas berbahan kayu, menyebabkan bangunan-bangunan tersebut rata dengan tanah.
Ia menambahkan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun diduga berasal dari arus pendek listrik atau kompor gas.
“Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” terangnya.
Tim pemadam kebakaran, dibantu oleh komunitas tandon air, berhasil memadamkan api sekitar pukul 22.00 WITA setelah berjuang keras mengendalikan kobaran api yang besar.
Sementara itu, pendataan jumlah warga terdampak masih terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Kendari guna memastikan seluruh korban mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Laporan : Hani
Editor : UL










