Kendari, Sultrademo.co – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menuntaskan rangkaian Audit Kinerja Itwasda Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian Tahap II Tahun Anggaran 2025 melalui kegiatan Taklimat Akhir yang digelar di Aula Dhacara Polda Sultra, Senin (8/12/2025).
Agenda yang berlangsung sejak pukul 10.00 Wita ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh satuan kerja bergerak dengan standar yang benar-benar terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan ini dipimpin langsung Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, didampingi Irwasda Polda Sultra, Kombes Pol Hartoyo, serta Karo Ops Polda Sultra, Kombes Pol Wasis Santoso, Kehadiran para pejabat utama menunjukkan bahwa agenda audit ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan mesin penggerak untuk memperkuat kualitas kerja organisasi.
Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa audit kinerja merupakan ruang untuk melihat organisasi secara jujur dan objektif.
“Audit bukan mencari kesalahan. Audit ini memastikan kita semua berada di jalur yang benar. Bila ada kekurangan, itu bukan untuk dipersoalkan, tetapi untuk segera diperbaiki. Kami tidak hanya mengoreksi, tapi menjamin lahirnya perbaikan nyata,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Polda Sultra membutuhkan pola kerja yang adaptif dan bebas dari kelengahan administratif maupun teknis. Menurutnya, rekomendasi hasil audit bukanlah catatan pasif, melainkan panduan yang harus ditindaklanjuti secara konkret oleh setiap satuan kerja.
“Setiap temuan adalah peluang untuk memperkuat sistem. Kita ingin organisasi ini semakin akuntabel dan dipercaya publik,” tambahnya.
Audit Kinerja Tahap II Tahun 2025 sendiri mencakup penilaian terhadap efektivitas program, ketepatan penggunaan anggaran, hingga kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan ketentuan yang berlaku. Itwasda Polda Sultra juga mengidentifikasi sejumlah aspek yang memerlukan pembenahan, baik pada ranah administrasi maupun operasional.
Irwasda Polda Sultra, Kombes Pol Hartoyo, turut menegaskan bahwa audit menjadi instrumen penting memastikan tata kelola berjalan bersih dan tepat sasaran. Ia menyebut evaluasi yang disampaikan Itwasda akan menjadi dasar perbaikan lintas fungsi.
“Rekomendasi yang diberikan bukan untuk disimpan, tetapi dilaksanakan. Penyempurnaan sistem harus terus berjalan agar kinerja kita benar-benar berkualitas,” ujarnya.
Pelaksanaan taklimat akhir ini sekaligus menutup seluruh rangkaian audit Tahap II, termasuk penyampaian hasil pemeriksaan dan arah perbaikan bagi satuan kerja terkait. Dengan tuntasnya proses audit, harapannya seluruh jajaran semakin memahami standar kinerja yang harus dipenuhi dan mampu meminimalkan potensi penyimpangan.
Wakapolda menutup kegiatan dengan penegasan bahwa Polda Sultra berkomitmen terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas sebagai fondasi layanan publik.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama polisi. Audit seperti ini memastikan bahwa setiap rupiah anggaran dan setiap program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.








